BEI Akan Hapus Kode Broker per 26 Juni Mendatang, Apa Tujuannya?

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pergerakan Index Harga Saham Gabungan pada layar monitor di Jakarta, Jumat, 6 November 2020. Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (6/11/2020) di tengah kenaikan bursa global yang menyambut Pilpres AS 2020. Tempo/Tony Hartawan

    Pergerakan Index Harga Saham Gabungan pada layar monitor di Jakarta, Jumat, 6 November 2020. Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (6/11/2020) di tengah kenaikan bursa global yang menyambut Pilpres AS 2020. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, JakartaBursa Efek Indonesia atau BEI pada 26 Juni 2021 mendatang akan menghilangkan kode broker dalam running trade di sistem perdagangan. Hal ini merupakan salah satu bentuk penyesuaian sistem dan infrastruktur perdagangan yang dilakukan otoritas bursa pada tahun ini. 

    Meski begitu, hilangnya kode broker hanya berlangsung selama jam perdagangan. Broker yang paling banyak menjual atau membeli saham masih bisa terlihat, tapi setelah penutupan perdagangan sesi kedua.

    Dari dokumen sosialisasi pengembangan sistem dan infrastruktur teknologi informasi tahun 2021 yang telah beredar, setidaknya ada tujuh pengembangan sistem perdagangan yang akan diterapkan bursa. Salah satunya adalah BEI berencana mengubah tampilan post trade antara lain penutup kode broker dan tipe investor pada tampilan post trade.

    Adapun penutupan kode broker akan efektif per Juli 2021 sedangkan tipe investor per Februari 2022. Saat ini kode broker dan tipe investor (asing atau domestik) ditampilkan sebagai informasi post trade ke publik setiap terjadinya transaksi di BEI.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.