Promosikan UMKM Danau Toba, Jokowi: Ulos Mendunia, Kopi Sidikalang Kesohor

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi usai meresmikan Bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya, Kalimantan Selatan, Kamis, 18 Februari 2021. Pembangunan bendungan yang diikuti dengan pembangunan jaringan irigasi hingga ke lahan-lahan sawah milik petani tersebut dilakukan dalam lima tahun pengerjaan dengan biaya mencapai Rp986,5 miliar. BPMI Setpres/Lukas

    Presiden Jokowi usai meresmikan Bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya, Kalimantan Selatan, Kamis, 18 Februari 2021. Pembangunan bendungan yang diikuti dengan pembangunan jaringan irigasi hingga ke lahan-lahan sawah milik petani tersebut dilakukan dalam lima tahun pengerjaan dengan biaya mencapai Rp986,5 miliar. BPMI Setpres/Lukas

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meluncurkan kampanye 'Beli Kreatif Danau Toba'. Kampanye tersebut adalah lanjutan dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang diluncurkan pada 2020.

    "Tahun ini BBI akan fokus mengembangkan potensi daerah," ujar Jokowi dalam siaran langsung, Sabtu, 20 Februari 2021.

    Pada 2020, kata Jokowi, Gernas BBI berhasil mengajak lebih dari 3,8 juta pelaku kreatif serta Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah yang masuk ke platform e-commerce untuk bisa meluaskan potensi pasar hingga nasional, bahkan mancanegara.

    Adapun Kawasan Danau Toba, kata Jokowi, merupakan destinasi pariwisata super prioritas yang memiliki potensi luar biasa yang layak dikembangkan. "Para pelaku kreatif dan UMKM Danau Toba sudah sangat dikenal. Misalnya, Ulos yang sudah mendunia, dan kopi Sidikalang yang sangat kesohor." 

    Di samping itu, menurut Jokowi, kawasan tersebut juga cantik dengan danau vulkaniknya dan merupakan paduan pariwisata dan hasil ekonomi kreatif yang layak digaungkan ke Nusantara dan dunia. Kampanye itu diharapkan akan mampu membangkitkan ekonomi Indonesia melalui industri digital.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?