Alasan Sandiaga Uno Minta Bali Jadi Prioritas Pemulihan Ekonomi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno (kedua kiri) didampingi Direktur Teknik PT Angkasa Pura I (Persero) Lukman F. Laisa (kiri) meninjau area Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Ahad, 27 Desember 2020. Ini merupakan kunjungan kerja pertamanya Sandiaga setelah menjabat sebagai Menparekraf. ANTARA/Fikri Yusuf

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno (kedua kiri) didampingi Direktur Teknik PT Angkasa Pura I (Persero) Lukman F. Laisa (kiri) meninjau area Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Ahad, 27 Desember 2020. Ini merupakan kunjungan kerja pertamanya Sandiaga setelah menjabat sebagai Menparekraf. ANTARA/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meminta Bali diprioritaskan dalam program pemulihan ekonomi nasional atau PEN. Sebab, Bali adalah tulang punggung bagi ekonomi pariwisata.

    “Kita harapkan bahwa kita bisa berpihak kepada Bali. Bali ini adalah tulang punggung pariwisata kita dan sebelum pandemi menyumbangkan US$ 20 miliar devisa," kata Sandiaga dalam keterangan tertulis, Kamis, 11 Februari 2021.

    Dia menyebut Bali dapat menjadi pendorong pemulihan ekonomi pariwisata secara nasional. Pemerintah pun, kata dia, telah mencanangkan pelbagai program, seperti penyaluran kredit ringan atau soft loan.

    Adapun kredit disalurkan dalam bentuk pinjaman jangka panjang, yang bunganya ditetapkan di bawah Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pencairan kredit dilakukan oleh perbankan. Saat ini, proses penyalurannya masih terus berlangsung.

    Selain itu, pemerintah mendorong program padat karya untuk menyerap tenaga kerja lokal. Pemerintah Bali, tutur Sandiaga, sedang mengkaji program padat karya senilai Rp 186 miliar yang akan menyerap 15 ribu tenaga kerja.

    Di sisi lain, politikus Partai Gerindra itu berharap vaksinasi bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Pulau Dewata dapat segera terealisasi. Upaya ini seiring dengan rencana pemerintah membuka koridor wisata di Bali.

    “Kami juga bicarakan free covid corridor, program usulan yang mulai kita godok, dan sekarang pembahasan akhir (dilakukan) oleh Menlu (Menteri Luar Negeri), Menkumham (Menteri Hukum dan HAM), dan Menkes (Menteri Kesehatan), serta Satgas (Covid-19),” katanya.

    Gubernur Bali I Wayan Koster berharap program pemulihan ekonomi di Bali segera terealisasi. "Kami mohon agar program ini bisa direalisasikan pada 2021, karena semakin cepat-semakin baik, agar pelaku parekraf bisa kita tolong dan selamatkan. Doakan semua supaya covid kita lewati baik dan pariwisata pulih kembali," ujarnya yang mendampingi Sandiaga Uno.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA

    Baca juga: Sandiaga Uno Serahkan Seluruh Gajinya ke Baznas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.