Sri Mulyani Sebut Tingkat Kemiskinan Tetap Satu Digit Karena Program Bansos

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sri Mulyani. Instagram/@smindrawati

    Sri Mulyani. Instagram/@smindrawati

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan tingkat kemiskinan masih berada di level satu digit pada 2020. Menurutnya, hal itu merupakan salah satu indikator tepatnya kebijakan pemerintah, khususnya bantuan sosial, dalam menekan angka kemiskinan di masa pandemi Covid-19

    "Jika pemerintah tidak melakukan langkah-langkah itu prediksi kemiskinan bisa melonjak 10,2 persen," kata Sri Mulyani dalam rapat dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat secara virtual, Rabu, 27 Januari 2021.

    Menurutnya, program perlindungan sosial dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), seperti bansos, dibutuhkan untuk melindungi konsumsi dasar masyarakat miskin dan rentan terdampak Covid-19.

    Pemerintah, kata dia, juga melakukan beragam upaya mulai dari kartu prakerja, bantuan langsung tunai untuk masyarakat Jabodetabek, dan pemberian bantuan produktif untuk UMKM.

    "Ini semuanya ditujukan untuk mengurangi tekanan yang luar biasa hebat terutama di daerah perkotaan dan terutama di kota-kota besar di Jawa maupun di luar Jawa," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.