Layanan Jaringan 5G 2021 Akan Difokuskan di Lokasi Ini

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengujian kecepatan jaringan 5G AT&T oleh CNET pada Galaxy S10 5G. Kredit: Loan Moy/CNET

    Pengujian kecepatan jaringan 5G AT&T oleh CNET pada Galaxy S10 5G. Kredit: Loan Moy/CNET

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyatakan penggelaran 5G pada 2021 akan difokuskan di kawasan industri, kota mandiri, dan destinasi wisata super prioritas. 

    “[Kami] mengawali [5G] di beberapa spot pariwisata utama, kawasan industri, maupun kota-kota mandiri dari sisi ekosistem yang dinilai telah siap dengan 5G,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate dalam konferensi virtual, Rabu 30 Desember 2020.

    Johnny mengatakan pemerintah baru saja menetapkan frekuensi 2,3 GHz sebagai frekuensi 5G, sedangkan frekuensi lainnya masih dipersiapkan, salah satunya frekuensi 700 MHz yang masih dipakai untuk penyiaran saat ini.

    "Untuk wilayah-wilayah [yang digelar 5G] itu tentu sangat tergantung kepada ekosistem yang mendukung kelayakan investasi di situ. Ada beberapa spot, seperti destinasi wisata utama untuk mendukung wisata nanti saat pandemi Covid-19 sudah bisa ditangani," katanya.

    Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa kawasan industri juga bisa jadi pilihan penggelaran layanan 5G di Indonesia.

    "Pasti wilayah kawasan industri, karena 5G berkaitan dengan robotisasi, sehingga mendukung efisiensi dan ekonomi yang lebih baik terhadap investasi di kawasan industri atau bahkan kota-kota tertentu yang layak dimulai 5G di sana. Jadi, model pembangunan 5G yang kita lakukan berdasarkan coverage area yang ekosistemnya sudah siap," kata Johnny.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.