Kaleidoskop 2020: 5 Isu Ekonomi Paling Banyak Dicari, Ada Kartu Prakerja

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kartu Prakerja

    Kartu Prakerja

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah peristiwa atau isu ekonomi dan bisnis terjadi sepanjang tahun ini dan mencuri perhatian masyarakat seperti Kartu Prakerja hingga UU Cipta Kerja. Hal tersebut tercitra dalam rangkuman peristiwa paling dicari di Indonesia versi Google Year in Search 2020.

    Pada kategori berita, sejumlah momen atau kata kunci ekonomi dan bisnis yang paling banyak dicari antara lain mengenai Kartu Prakerja, Daftar UMKM Online, hingga Omnibus Law. Berikut ini adalah daftar lima berita ekonomi bisnis terpopuler tahun ini.

    1. Kartu Prakerja
    Kartu Prakerja menjadi salah satu kata kunci yang paling banyak dicari masyarakat Indonesia tahun ini. Program ini adalah salah satu janji kampanye Presiden Joko Widodo kala mencalonkan diri kembali dalam Pemilihan Umum 2019.

    Program ini kemudian diluncurkan pada Maret 2020 sebagai salah satu program Pemulihan Ekonomi Nasional. Penerima Penerima manfaat Kartu Prakerja memperoleh bantuan sebesar Rp 3,55 juta. Sebanyak Rp 2,4 juta bantuan disalurkan dalam bentuk tunai melalui rekening atau dompet digital masing-masing peserta secara bertahap selama empat bulan.Sedangkan Rp 1 juta dari total bantuan akan diberikan dalam bentuk pelatihan. Peserta bisa memilih sejumlah pelatihan dari 147 lembaga yang bergabung sebagai mitra Kartu Prakerja melalui tujuh platform digital.

    Dalam keberjalanannya, program ini sempat menuai kritik. Pembukaan pendaftaran gelombang ke-4 kartu prakerja pada pertengahan tahun pun sempat ditunda sementara, karena ada sejumlah rekomendasi dari lembaga penegak hukum, seperti KPK.

    Salah satu temuan KPK adalah adanya dugaan konflik kepentingan karena ada digital platform yang menjual pelatihan mereka sendiri. Sehingga, ada 250 pelatihan yang direkomendasikan untuk dicabut oleh KPK, karena terafiliasi dengan digital platform penyedia.

    Pada Juli, Jokowi meneken Peraturan Presiden nomor 76 tahun 2020 tentang pengembangan kompetensi kerja melalui program Kartu Prakerja. Perpres ini memperbarui aturan lama nomor 36 tahun 2020, yang diteken pada Maret.

    "Dalam rangka pelaksanaan Program Kartu Prakerja sebagai bantuan dari bantuan sosial untuk penanggulangan dampak pandemi Covid-19 dan untuk mengembangkan serta meningkatkan tata kelola program Kartu Prakerja, perlu mengubah beberapa ketentuan dalam Peraturan Presiden nomor 36 tahun 2020," tulis poin pertimbangan di awal Perpres.

    Program ini rencananya akan dilanjutkan pada 2021. Adapun pada tahun ini pemerintah mencatat penerima program Kartu Prakerja telah mencapai 5,6 juta orang dengan pendaftar mencapai 43 juta orang sejak gelombang pertama hingga gelombang 11.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.