Masa Pandemi, Warung Seafood Ini Malah Buka Cabang Demi Melipatkan Omset

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seafood Kiloan Bang Bopak dari PT Bogarasa Agung Pakarna. Google/Agung Satria Perdana

    Seafood Kiloan Bang Bopak dari PT Bogarasa Agung Pakarna. Google/Agung Satria Perdana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi Covid-19 tak menghambat rencana ekspansi PT Bogarasa Agung Pakarna menambah cabang warung Seafood Kiloan Bang Bopak. Setelah membuka cabang ke-11 di Bandung, Jawa Barat pada 8 Oktober lalu, perusahaan menargetkan mampu membuka dua toko lainnya hingga akhir tahun.

    Direktur Bogarasa Agung Pakarna, Agung Satria Perdana, menyatakan pembukaan cabang baru ini merupakan strategi meningkatkan omzet. Selama pandemi, omzet perusahaan turun hingga 15 persen. Upaya menambah jam kerja warung tiap harinya hanya menambah Rp 100-200 ribu omzet.

    "Kalau tambah cabang, omzetnya bisa dua kali lipat," kata dia, seperti dikutip dari Koran Tempo edisi Senin 26 Oktober 2020. Setiap harinya perusahaan menghabiskan sedikitnya 4-5 ton makanan laut mulai dari kepiting, lobster, udang, bayi gurita, cumi-cumi, dan kerang.

    Meski begitu, dia membatasi pembukaan cabang baru untuk menghindari kejenuhan konsumen. Selain di Bandung, warung seafood ini juga berdiri di Denpasar, Bali. Suplai untuk warungnya didatangkan dari dari Jawa Barat, Jawa Timur, serta Bali.

    Agung juga membawa misi lain melalui ekspansi yaitu menyerap tenaga kerja. Setiap cabang membutuhkan sekitar 11 orang karyawan. Dia mencatat mendapat sekitar 150 lamaran, jumlahnya meningkat dua kali lipat dibandingkan saat pembukaan cabang sebelum pandemi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menekan Penularan Covid-19 di Lokasi Wisata

    Pemerintah mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 pada liburan akhir tahun dengan beberapa upaya. Berikut detailnya.