Cerita Bos Garuda: Pesawat Kalah Saing dengan Angkutan Darat

Irfan Setiaputra. facebook.com

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra menceritakan kondisi industri penerbangan di masa PSBB transisi. Menurut dia, meski sejumlah aturan bepergian telah dilonggarkan, jumlah penumpang pesawat masih kalah saing dengan angkutan darat.

"Karena masih ada aturan rapid test dan lain-lain, kami kalah saing dengan jalur darat. Sekarang orang bepergian ke Solo, misalnya, langsung saja naik mobil berangkat," kata Irfan dalam diskusi virtual dengan Rakyat Merdeka pada Jumat, 24 Juli 2020.

Kondisi ini menyebabkan okupansi penerbangan untuk rute jarak pendek, utamanya lintas Jawa, tidak mendongkrak pergerakan. Irfan mencatat, peningkatan penumpang maskapainya sejak PSBB transisi hanya naik 16 persen.

Rata-rata penumpang per penerbangan pun tak jua menyentuh kapasitas 50 persen meski kuota maksimal angkutan pesawat sudah ditingkatkan menjadi 70 persen. Kondisi ini menyebabkan perusahaan harus memangkas jadwal penerbangan ke rute-rute tertentu.

Untuk meningkatkan minat penumpang, Irfan mengatakan perseroan saat ini mencoba menyediakan sejumlah fasilitas untuk memudahkan perjalanan. Misalnya mengadakan fasilitas rapid test dengan menggandeng pihak ketika.

"Kami juga berja sama dengan Himbara, untuk 800 orang pertama (pembeli tiket), ada pengembalian biaya rapid test," tuturnya.

Garuda menawarkan jadwal perjalanan yang fleksibel. Artinya, jadwal yang dipilih oleh penumpang dapat berubah selama pandemi. Irfan memastikan perusahaan tidak akan menarik ongkos tambahan.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA






Inilah Sejarah KA Argo Parahyangan yang Dikabarkan Bakal Ditutup jika KCJB Beroperasi

1 hari lalu

Inilah Sejarah KA Argo Parahyangan yang Dikabarkan Bakal Ditutup jika KCJB Beroperasi

KA Argo Parahyangan dikabarkan akan ditutup saat KCJB mulai beroperasi. Begini sejarah dan fasilitas di KA Argo Parahyangan.


5 Alasan Tak Biasa yang Membuat Penumpang Dikeluarkan dari Pesawat

1 hari lalu

5 Alasan Tak Biasa yang Membuat Penumpang Dikeluarkan dari Pesawat

Kenyataannya adalah ada banyak persyaratan kontrak dari maskapai penerbangan, termasuk hak awak pesawat untuk mengeluarkan penumpang dari pesawat.


Bandara Lombok Kembali Raih Penghargaan Bandara Sehat dari Kemenkes

9 hari lalu

Bandara Lombok Kembali Raih Penghargaan Bandara Sehat dari Kemenkes

Selain Bandara Lombok, ada lima bandara kelolaan PT Angkasa Pura I lain yang berhasil mendapat predikat Bandar Udara Sehat 2022.


Qatar Airways: Selama Piala Dunia 2022, Ada 1.396 Penerbangan dalam Seminggu

9 hari lalu

Qatar Airways: Selama Piala Dunia 2022, Ada 1.396 Penerbangan dalam Seminggu

Qatar Airways mengharapkan peningkatan jumlah penumpang secara signifikan selama Piala Dunia 2022.


Optimalkan Bandara Kertajati, Garuda Indonesia Operasikan Penerbangan Langsung ke Tanah Suci

12 hari lalu

Optimalkan Bandara Kertajati, Garuda Indonesia Operasikan Penerbangan Langsung ke Tanah Suci

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia mengoperasikan penerbangan umrah dari Bandara Internasional Kertajati, Minggu, 20 November 2022


GWK Tempat Gala Dinner KTT G20 Bali, Kilas Balik Pembangunan Garuda Wisnu Kencana

13 hari lalu

GWK Tempat Gala Dinner KTT G20 Bali, Kilas Balik Pembangunan Garuda Wisnu Kencana

Taman Budaya GWK yang dijadikan lokasi gala dinner para pemimpin G20 di Bali. Disetuji Presiden Soeharto, diresmikan Presiden Jokowi.


Garuda Indonesia Kembali Operasikan Rute Penerbangan Seoul - Denpasar

17 hari lalu

Garuda Indonesia Kembali Operasikan Rute Penerbangan Seoul - Denpasar

Garuda Indonesia kembali mengoperasikan rute Seoul - Denpasar untuk memperluas penerbangan internasional menuju Bali, mulai 4 Desember 2022.


Polisi Tangkap Empat Preman Terminal Kampung Rambutan, Sering Memalak Para penumpang

17 hari lalu

Polisi Tangkap Empat Preman Terminal Kampung Rambutan, Sering Memalak Para penumpang

Polsek Ciracas menangkap empat preman yang selama ini kerap memalak para penumpang Terminal Kampung Rambutan.


PT KAI Akan Tambah Perjalanan Kereta Jika Penumpang Periode Natal-Tahun Baru Membludak

18 hari lalu

PT KAI Akan Tambah Perjalanan Kereta Jika Penumpang Periode Natal-Tahun Baru Membludak

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) masih terus memantau penjualan tiket kereta untuk periode Natal dan tahun baru 2022/2023.


Bos Garuda Beberkan Kompensasi Penumpang yang Terkena Delay karena KTT G20

20 hari lalu

Bos Garuda Beberkan Kompensasi Penumpang yang Terkena Delay karena KTT G20

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan perseroan akan memberikan kompensasi kepada penumpang jika terkena delay.