Perumnas Akan Fokus Lebih dari 46 Proyek Kawasan Rumah Tapak

Reporter

Desain hunian Sentraland Dramaga tipe 21 ditawarkan PT Perumnas dalam Indonesia Property Expo 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, 13 Agustus 2017. Tempo/Destrianita

TEMPO.CO, Jakarta - Perum Perumnas akan fokus pada lebih dari 46 proyek kawasan rumah tapak dalam rangka menghadirkan hunian yang terbaik untuk masyarakat.

"Terdapat lebih dari 46 proyek kawasan rumah tapak yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan NTB akan menjadi fokus kami ke depannya. Semuanya akan mengusung nama Samesta, sehingga lebih identik dengan proyek Perumnas," ujar Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, 21 Juli 2020.

Budi juga menambahkan bahwa untuk konsep proyek rumah susun Perumnas pun akan dinamai Samesta, setidaknya di 8 proyek rumah susun Perumnas yang sudah berjalan.

Memasuki 46 tahun kiprahnya di penyediaan perumahan bagi masyarakat menengah ke bawah, semangat Perumnas tidak surut dalam membangun hunian untuk Indonesia yang tidak hanya terjangkau namun juga yang berkualitas baik.

Perumnas terus berupaya untuk menghadirkan hunian yang terbaik untuk masyarakat Indonesia dengan selalu memperhatikan tidak hanya dari sisi kualitas tetapi juga yang mampu cepat diterima oleh pasar.

"Harapan besar kami adalah setiap proyek Perumnas dikenal luas oleh masyarakat Indonesia dengan satu nama yang mudah diingat, oleh karenanya kami menghadirkan brand “Samesta” di setiap penamaan proyek Perumnas," kata Budi.

Sesuai dengan namanya, ke depan Perumnas berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mewujudkan hunian yang berkualitas, harmonis dan berkelanjutan bagi Indonesia. Nama Samesta terinspirasi dari konsep alam semesta yang mempunyai makna penyatuan, keseimbangan dan interkonektivitas.

Dukungan positif juga didapatkan dari pemerintah yang dijembatani oleh Kementerian BUMN, dengan ditetapkannya Perumnas untuk mendapatkan dana Penanaman Modal Negara (PMN) sebesar 650 miliar belum lama ini.

"Ini akan menjadi amunisi kami dalam mempercepat pembangunan proyek kami yang mayoritas adalah berkonsep kawasan rumah tapak. Bila melihat dari misi Perumnas untuk menciptakan rumah terjangkau, seyogyanya proyek yang kami hasilkan, bagi masyarakat adalah untuk pemenuhan kebutuhan primer papan mereka, tidak untuk investasi semata," kata Budi.

Inilah yang selalu Perumnas dorong, bahwa rumah adalah kebutuhan primer bagi masyarakat, bukan investasi dan perlunya keberpihakan pemerintah dalam hal ini.

Ke depannya juga terdapat beberapa penugasan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kepada Perumnas untuk beberapa proyek, namun ini masih dalam tahap penggodokan.

"Beragam keberpihakan dari pemerintah ini yang memperkuat kami untuk dapat fokus pada pengembangan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan kami taruh apresiasi yang tinggi akan hal itu, lanjut Budi. Angka backlog yang masih menyentuh 7.6 juta unit di tahun 2019, porsi terbesar berada di kalangan MBR, itulah yang menjadi target kami," kata Budi.

ANTARA

 






58 BUMN Bantu Korban Gempa Cianjur, Erick Thohir: Fokus ke 40 Desa

5 hari lalu

58 BUMN Bantu Korban Gempa Cianjur, Erick Thohir: Fokus ke 40 Desa

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengirimkan bantuan dari 58 BUMN yang tergabung dalam Satgas BUMN untuk korban bencana gempa Cianjur, Jawa Barat.


Jokowi Bertolak ke Mojokerto Pagi Ini Tinjau Pabrik dan Lahan Tebu PTPN

28 hari lalu

Jokowi Bertolak ke Mojokerto Pagi Ini Tinjau Pabrik dan Lahan Tebu PTPN

Selain mengunjungi area pabrik, Jokowi juga bakal mengecek langsung area lahan tebu Temu Giring PTPN X di Desa Batankrajan, Gedeg, Mojokerto.


Harga Kedelai Naik, Kemendag Minta BUMN Tugaskan Bulog Kucurkan Subsidi Selisih Harga Rp 1.000

56 hari lalu

Harga Kedelai Naik, Kemendag Minta BUMN Tugaskan Bulog Kucurkan Subsidi Selisih Harga Rp 1.000

Kemendag meminta Kementerian BUMN menginstruksikan kepada Bulog untuk melanjutkan program bantuan penggantian selisih harga kedelai.


Staf Khusus Erick Thohir Sebut PMN Tidak Digelontorkan untuk BUMN Rugi

29 September 2022

Staf Khusus Erick Thohir Sebut PMN Tidak Digelontorkan untuk BUMN Rugi

Arya menampik anggapan bahwa PMN digelontorkan untuk perusahaan pelat merah yang minus.


Cabut Izin Dana Pensiun Perum Perumnas, OJK: Jumlah Peserta Semakin Berkurang

21 September 2022

Cabut Izin Dana Pensiun Perum Perumnas, OJK: Jumlah Peserta Semakin Berkurang

OJK membubarkan Dana Pensiun Perum Perumnas terhitung efektif sejak 31 Maret 2022.


Erick Thohir Bertanya-tanya Soal Munculnya Isu Daya Listrik 450 VA Dihapus

21 September 2022

Erick Thohir Bertanya-tanya Soal Munculnya Isu Daya Listrik 450 VA Dihapus

Alih-alih menghapus daya listrik 450 VA, Erick Thohir mengatakan PLN justru didorong untuk meningkatkan rasio elektrifikasi.


Erick Thohir Rombak Direksi dan Komisaris Pertamina

19 September 2022

Erick Thohir Rombak Direksi dan Komisaris Pertamina

RUPS menunjuk satu komisaris dan dua direksi baru PT Pertamina (Persero).


Hanya 4 BUMN yang Lolos Terima PMN, Erick Thohir: Padahal Dividen Naik Terus

8 September 2022

Hanya 4 BUMN yang Lolos Terima PMN, Erick Thohir: Padahal Dividen Naik Terus

Erick Thohir mengatakan total PMN yang dicantumkan dalam nota keuangan 2023 tidak sesuai dengan yang diajukan.


Jawaban Stafsus Menteri BUMN Soal Kabar Dirut Taspen Kelola Dana Capres dan Wanita Simpanan

30 Agustus 2022

Jawaban Stafsus Menteri BUMN Soal Kabar Dirut Taspen Kelola Dana Capres dan Wanita Simpanan

Kementerian BUMN menjelaskan isu pengelolaan dana capres Rp300 triliun oleh Direktur Utama Taspen yang dikaitkan dengan adanya wanita simpanan.


Sinergi Kemenkeu - Stakeholders Kelola Risiko Proyek JTTS

29 Agustus 2022

Sinergi Kemenkeu - Stakeholders Kelola Risiko Proyek JTTS

Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu upaya pemerintah untuk terus mendukung pemulihan ekonomi