Pengunjung Candi Borobudur Dibatasi 1.500 per Hari

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Balai Konservasi membersihkan bangunan Candi Borobudur dari abu vulkanik Gunung Merapi pada Senin 22 Juni 2020. (ANTARA/Heru Suyitno)

    Petugas Balai Konservasi membersihkan bangunan Candi Borobudur dari abu vulkanik Gunung Merapi pada Senin 22 Juni 2020. (ANTARA/Heru Suyitno)

    TEMPO.CO, Jakarta - Taman Wisata Candi Borobudur dan Ratu Boko kembali dibuka, setelah pihak pengelola melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan sejak 1 Juli 2020. Namun, jumlah pengunjung, zona dan durasi kunjungan masih dibatasi.

    PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung maksimal hingga 25 persen atau 1.500 pengunjung setiap harinya.

    "Wisatawan yang ingin melihat lebih dekat Candi Borobudur hanya diperbolehkan sampai plataran candi atau Zona 1, yang dibatasi sebanyak 140 pengunjung per jam," kata Agustini Rahayu, Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam keterangan pers, Minggu, 12 Juli 2020.

    Wisatawan juga bisa mengeksplorasi keindahan kawasan candi dengan berjalan kaki, menggunakan sepeda yang disewakan pihak pengelola atau berkeliling yang lebih dikenal dengan sebutan “Tayo” dan dibanderol seharga Rp 15 ribu per orang.

    Wisatawan yang akan berkunjung diatur mulai dari tempat kedatangan hingga pintu keluar Kawasan Candi Borobudur dan Ratu Boko. Papan-papan informasi tentang tata cara pencegahan Covid-19 juga terpasang diberbagai sudut kawasan mulai dari penggunaan masker, cuci tangan, melakukan social distancing maupun physical distancing.

    Saat hendak masuk kawasan, wisatawan akan dicek suhu tubuhnya. Bagi wisatawan dengan suhu di bawah 37,5 derajat Celsius diberi stiker warna hijau, kemudian pengunjung dengan suhu di atas 37,5 derajat Celsius sampai 37,8 derajat Celsius diberi stiker warna kuning. Untuk pengunjung dengan suhu di atas 37,8 derajat Celsius akan diberi stiker warna merah.

    Sebelum sampai lokasi pembelian tiket, wisatawan dianjurkan untuk cuci tangan dan melewati disinfection chamber yang aman bagi pengunjung. Pembelian tiket dianjurkan untuk menggunakan metode nontunai, namun pengelola masih melayani bagi wisatawan yang akan membeli tiket dengan cara tunai. Calon pengunjung juga bisa membeli tiket secara online melalui situs ticket.borobudurpark.com.

    Setelah mendapatkan tiket, pengunjung bisa memasuki kawasan candi yang dibuka dari pukul 08.00–16.00 WIB, sedangkan Ratu Boko beroperasi dari pukul 09.00–16.00 WIB. Dalam kurun waktu tersebut ada jeda istirahat selama 1 jam untuk membersihkan semua peralatan protokol kesehatan yang telah digunakan oleh wisatawan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa Efek Buruk Asupan Gula Berlebih Selain Jadi Penyebab Diabetes dan Stroke

    Sudah banyak informasi ihwal efek buruk asupan gula berlebih. Kini ada satu penyakit lagi yang bisa ditimbulkan oleh konsumsi gula berlebihan.