Kejagung Sebut Dana Nasabah di 13 Manajer Investasi Aman

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kantor Pusat Asuransi Jiwasraya di kawasan Harmoni, Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan

    Kantor Pusat Asuransi Jiwasraya di kawasan Harmoni, Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) pastikan dana nasabah yang tersimpan pada 13 tersangka perusahaan manager investasi (MI) tetap aman. 

    Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono mengemukakan bahwa setiap portofolio reksadana yang dikelola manajer investasi, bakal dikelola secara terpisah antara produk reksadana dengan reksadana yang lain.

    "Oleh karena itu, sepanjang produk reksa dana lainnya yang dikelola oleh 13 manager investasi yang ditetapkan sebagai tersangka korporasi itu tidak ada hubungannya dengan pengelolaan keuangan PT Asuransi Jiwasraya, maka para nasabah tidak perlu khawatir atas investasinya," tuturnya, Senin 29 Juni 2020.

    Dengan demikian, jika muncul permasalahan dalam sebuah produk reksadana, tidak serta merta bisa mempengaruhi produk reksadana lain yang dikelola oleh manajer investasi yang sama.

    Menurutnya, proses hukum terhadap perusahaan manager investasi dalam perkara tersebut hanya terkait pengelolaan reksadana dan investasi yang berasal dari pengelolaan keuangan PT Asuransi Jiwasraya.

    "Dengan demikian nasabah reksadana tidak perlu cemas terhadap investasinya di manajer investasi," kata Heri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.