Tempatkan Dana di Himbara, Erick: Pemulihan Ekonomi Berjalan Baik

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Erick Thohir memposting foto dirinya dengan berterimakasih pada seluruh karyawan BUMN karena berada paling depan dalam melayani masyarakat, ditengah wabah Corona, pada akun instagramnya. Foto/Intagaram/erickthohir

    Menteri BUMN Erick Thohir memposting foto dirinya dengan berterimakasih pada seluruh karyawan BUMN karena berada paling depan dalam melayani masyarakat, ditengah wabah Corona, pada akun instagramnya. Foto/Intagaram/erickthohir

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan pihaknya bersama bank-bank negara atau Himbara akan memastikan pemulihan ekonomi nasional berjalan dengan baik. Upaya ini dilakukan setelah pemerintah menempatkan dana senilai Rp 30 triliun di Himbara.

    "Ini adalah sebuah kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada BUMN. Insya Allah kami di Kementerian BUMN bersama dengan Himbara akan memastikan pemulihan ekonomi berjalan dengan baik," ujar Erick Thohir dalam tayangan videonya yang diunggah di akun Instagram pribadi, @erickthohir, Rabu, 24 Juni 2020 malam.

    Menurut Erick, saat ini BUMN telah menggerakkan sepertiga perekonomian nasional. Dengan begitu, perusahaan milik negara pun terus berpikir bersama untuk memastikan pelaku usaha, khususnya di level kecil hingga menengah atau UMKM, baik di perkotaan maupun pedesaan, terus berjalan.

    Meski demikian, kata dia, korporasi juga menjadi bagian penting. "Namun sesuai dengan catatan Presiden, (korporasi) harus memiliki track record yang baik di perbankan dan merupakan industri padat karya," ujarnya.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya mengumumkan pemerintah akan menempatkan Rp 30 triliun di bank-bank BUMN. Masing-masing bank negara akan menyampaikan penggunaan dana tersebut dalam pemulihan sektor riil. "Jadi dana ini memang khusus untuk mendorong ekonomi sektor riil," ujarnya.

    FRANCISCA CHRISTY | HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.