Pertamina Catat Konsumsi BBM Turun Selama Lebaran

Papan harga penjualan bahan bakar di SPBU Pertamina kawasan Kuningan, Jakarta, Senin, 6 Januari 2020. PT Pertamina (Persero) menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) mencatat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoline selama tiga hari masa Lebaran H-1 hingga H+1 masih 18 persen di bawah kondisi normal sebelum pandemi Covid-19, yakni periode Januari-Februari 2020. Padahal di tahun-tahun sebelumnya, konsumsi BBM Pertamina selama periode Lebaran naik.

Rata-rata penyaluran gasoline selama tiga hari H-1 hingga H+1 Lebaran mencapai 77.140 kiloliter (KL). Sementara, rata-rata penyaluran harian normal periode Januari-Februari 2020 mencapai 93.557 KL.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan, pada H-1 konsumsi gasoline sempat naik 6,8 persen di atas konsumsi normal, namun pada hari-hari selanjutnya konsumsi turun sehingga secara rata-rata selama H-1 sampai dengan H+1 Lebaran.

"Konsumsi BBM jenis gasoline masih 18 persen di bawah konsumsi normal," kata Fajriyah melalui keterangan tertulis, Rabu, 27 Mei 2020.

Kemudian untuk gasoil, realisasi penyaluran pada H-1 mencapai 19.428 KL, hari H Lebaran sebesar 7.061 KL, dan pada H+1 mencapai 8.478 KL atau rata-rata dalam tiga hari Lebaran sebanyak 11.656 KL. "Kalau dibandingkan rata-rata penyaluran harian normal gasoil periode Januari-Februari 2020 sebesar 41.308 KL, maka penyaluran gasoil saat Lebaran turun 71,78  persen," kata Fajriyah.

Sementara, untuk LPG 3 kg, rata-rata penyaluran selama tiga hari Lebaran mencapai 14.404 MT dengan rincian H-1 sebanyak 25.860 MT, pada hari H tidak ada penyaluran karena libur Lebaran, dan H+1 mencapai 17.352 MT. "Penambahan penyaluran LPG 3 kilogram dilakukan mulai H-7 sampai H-1 dengan rata-rata penyaluran sekitar 7 persen di atas normal," ujar Fajriyah.

Selanjutnya Fajriyah menyampaikan, Satgas Pertamina terus bersiaga hingga 8 Juni 2020 untuk memonitor distribusi BBM dan LPG serta memastikan stok dalam kondisi aman. "Termasuk layanan Pertamina Call Center 135. Jika masyarakat membutuhkan informasi tentang produk Pertamina maupun layanan antar (delivery service), silahkan kontak ke 135," tuturnya.






Harga BBM, Beras dan Angkot Jadi Penyebab Utama Inflasi September 1,17 Persen

11 jam lalu

Harga BBM, Beras dan Angkot Jadi Penyebab Utama Inflasi September 1,17 Persen

Komoditas utama penyumbang inflasi September adalah harga BBM, beras dan angkutan dalam kota.


Erick Thohir Kembali Tunjuk Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina

13 jam lalu

Erick Thohir Kembali Tunjuk Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina

RUPS PT Pertamina (Persero) telah mengukuhkan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama Pertamina untuk periode kedua.


Dua Kali Dipilih Erick Thohir Jadi Dirut Pertamina, Ini Kata Nicke Widyawati

13 jam lalu

Dua Kali Dipilih Erick Thohir Jadi Dirut Pertamina, Ini Kata Nicke Widyawati

Erick Thohir kembali mengukuhkan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) untuk periode kedua.


Demo Buruh Mundur ke Tanggal 12 Oktober, Ini Alasan KSPI

1 hari lalu

Demo Buruh Mundur ke Tanggal 12 Oktober, Ini Alasan KSPI

Serikat buruh kembali menggelar aksi demonstrasi pada Rabu, 12 Oktober 2022.


Mulai Hari Ini Harga Pertamax Turun dan Pertamina Dex Naik, Simak Rinciannya

2 hari lalu

Mulai Hari Ini Harga Pertamax Turun dan Pertamina Dex Naik, Simak Rinciannya

Harga BBM nonsubsidi disesuaikan lagi. Per hari ini, Pertamina menurunkan harga Pertamax dan Pertamax Turbo. Harga Dexlite dan Perta Dex dinaikkan.


Per Hari Ini, Harga Pertamax Turun Jadi Rp 13.900 per Liter

2 hari lalu

Per Hari Ini, Harga Pertamax Turun Jadi Rp 13.900 per Liter

Harga Pertamax resmi turun menjadi Rp 13.900 per liter untuk wilayah Jakarta, mulai hari ini, Sabtu, 1 Oktober 2022.


Klaim Harga Kebutuhan Pokok Terkendali, Kemendag: Secara Umum Belum Ada Gejolak

3 hari lalu

Klaim Harga Kebutuhan Pokok Terkendali, Kemendag: Secara Umum Belum Ada Gejolak

Kemendag memastikan harga kebutuhan pokok di berbagai daerah secara umum masih terkendali setelah kenaikan harga bahan bakar minyak.


Perkirakan Inflasi September 1,10 Persen, Bank Indonesia Sebut Bensin dan Angkot Penyumbang Utama

3 hari lalu

Perkirakan Inflasi September 1,10 Persen, Bank Indonesia Sebut Bensin dan Angkot Penyumbang Utama

Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi pada September 2022 mencapai 1,10 persen.


Prediksi Inflasi September 1,45 Persen, Indef: Penyebabnya Harga BBM, Pangan dan Angkot Naik

3 hari lalu

Prediksi Inflasi September 1,45 Persen, Indef: Penyebabnya Harga BBM, Pangan dan Angkot Naik

Indef memperkirakan tingkat inflasi Indeks Harga Konsumen pada September 2022 mencapai 1,45 persen secara bulanan (month to month/mtm).


Tips Keuangan Agar Tetap Tegar Menghadapi Efek Domino dari Kenaikan BBM

3 hari lalu

Tips Keuangan Agar Tetap Tegar Menghadapi Efek Domino dari Kenaikan BBM

Pada bulan awal September kemarin, pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM.