Pengemudi Bajaj hingga Angkutan Umum Ikuti Rapid Test Corona

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana angkutan umum yang terparkir  di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Rabu 15 April 2020 ANTARA

    Suasana angkutan umum yang terparkir di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Rabu 15 April 2020 ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan menggelar rapid test atau pemeriksaan cepat virus corona (Covid-19) secara drive thru kepada 200 peserta yang merupakan pengemudi taksi, ojek online, angkutan umum, hingga bajaj. 

    Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menjelaskan 200 paket tes ini telah disiapkan untuk sementara pada tahap pertama. Hal itu dikarenakan pengemudi adalah garda terdepan yang selalu melakukan kontak fisik dengan penumpang.

    “Kami tahu bahwa pengemudi adalah garda terdepan yang selalu bertemu penumpang atau orang banyak, oleh karena itu perlu kita lakukan tes apakah pengemudi tersebut sehat dan bebas dari Covid-19,” jelasnya, melaui keterangan resmi, Senin 20 April 2020.

    Dia menjelaskan jika dalam tes cepat tersebut ada pengemudi yang positif, maka akan diserahkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta untuk dilakukan penanganan kesehatan lebih lanjut.

    Budi mengharapkan selanjutnya akan muncul kesadaran masyarakat dan pihak lainnya untuk melakukan hal serupa yakni dengan menggelar rapid test agar dapat terpetakan siapa saja yang terpapar atau yang menjadi carrier penyakit virus corona.

    Adapun, Kemenhub juga akan mengadakan tahap kedua rapid test ini. Hal ini dilakukan agar meningkatkan kesadaran baik masyarakat, operator, maupun pengemudi.

    “Kondisi kesehatan pengemudi, bagi para operator bus maupun kapal juga sudah kami minta untuk membersihkan kapal dan menyemprot disinfektan secara berkala sebagai pencegahan. Kalau pesan ini sudah sampai pada masyarakat dan kegiatan ini dirasa perlu maka kita akan adakan tahap kedua, semoga sebelum puasa,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.