Rupiah dan IHSG Kompak Perkasa di Akhir Pekan

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bursa efek dan kurs Rupiah. Getty Images

    Ilustrasi bursa efek dan kurs Rupiah. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah kompak menguat pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat 17 April 2020. Saat penutupan, IHSG menanjak 3,44 persen atau 154,21 poin menjadi 4.634,82, sementara rupiah menguat tajam 175 poin atau 1,12 persen ke Rp 15.465 per dolar AS.

    Nilai transaksi di bursa saham hari ini mencapai Rp 7,38 triliun dengan volume 597.359 kali transaksi. Sedangkan kapitalisasi pasar mencapai Rp 5.383,99 triliun, meningkat Rp 179,33 triliun dari penutupan Kamis kemarin yang sebesar Rp 5.204,66 triliun.

    Kendati demikian, investor asing masih mencatatkan net sell atau penjualan bersih sebesar Rp 555,37 miliar. Catatan net sell sepanjang 2020 pun bertambah menjadi Rp14,9 triliun.

    Sejumlah saham yang menopang penguatan IHSG di antaranya adalah BBRI +8,43 persen, BBCA +3,53 persen, TLKM +7,67 persen, BMRI +4,04 persen, BTPS +4,05 persen, ASII +4,97 persen, dan BBNI +4,52 persen. Adapun, saham yang diborong asing ialah BBRI dengan net buy Rp 117,3 miliar, TLKM Rp 69,7 miliar, TOWR Rp20 miliar, BNLI Rp 4,4 miliar, dan IPTV Rp 1,9 miliar.

     

    Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang menyampaikan kombinasi peningkatan Bursa Asia dan Bursa Berjangka AS menjadi katalis positif bagi IHSG. "IHSG berpeluang rebound di tengah valuasi saham yang sangat menarik untuk di beli," paparnya, Jumat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?