PSBB Berlaku, Jamkrindo Lakukan Penyesuaian Operasional

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana lengang dan sepi tampak terlihat di Jalan tol dalam kota di Kawasan Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis, 2 April 2020. Lembaga yang mengukur kadar polusi kota di seluruh dunia AirVisual mengungkap penurunan polusi udara Jakarta cukup drastis, berada di angka 43 atau kualitas udara yang sehat lebih baik dari kota Osaka Jepang hingga Melbourne Australia, setelah pemerintah menerapkan strategi kerja di rumah atau Work From Home (WFH) untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19). TEMPO/Imam Sukamto

    Suasana lengang dan sepi tampak terlihat di Jalan tol dalam kota di Kawasan Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis, 2 April 2020. Lembaga yang mengukur kadar polusi kota di seluruh dunia AirVisual mengungkap penurunan polusi udara Jakarta cukup drastis, berada di angka 43 atau kualitas udara yang sehat lebih baik dari kota Osaka Jepang hingga Melbourne Australia, setelah pemerintah menerapkan strategi kerja di rumah atau Work From Home (WFH) untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jaminan Kredit Indonesia atau Jamkrindo melakukan penyesuaian operasional sehubungan dengan diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah, antara lain Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus corona alias COVID-19.

     

    Direktur Utama Jamkrindo Randi Anto mengatakan perseroan siap mendukung kebijakan PSBB yang dilakukan pemerintah dengan tetap beroperasi dan memberlakukan kebijakan operasional layanan dengan meminimalkan jumlah karyawan yang hadir bekerja di kantor. “Saat ini mayoritas pegawai kami melakukan work from home, di kantor pusat misalnya, dari 343 pegawai hanya sekitar 12 orang yang hadir ke kantor, untuk memastikan layanan tetap berjalan,” ujar Randi dalam keterangan tertulis, Ahad, 12 April 2020.

     

    Randi mengatakan unit kerja Jamkrindo di sekitar kantor pusat seperti Kantor Cabang Khusus Jakarta, Kantor Cabang Jakarta, Kantor Unit Pelayanan (KUP) Bogor dan KUP Bekasi juga melakukan penyesuaian operasional dengan pemberlakuan WFH seratus persen. Kendati demikian, ia mengatakan Para mitra Jamkrindo dapat langsung menjangkau para Guarantee Specialist Jamkrindo melalui kontak langsung ataupun melalui call center di 1500701.

     

    ”Dengan dukungan teknologi, seluruh insan Jamkrindo yang bekerja menggunakan sistem WFH difasilitasi bekerja secara remote dengan nyaman, efisien, dan tetap bisa melayani dengan tidak mengurangi produktivitas," ujar Randi.

     

    Saat ini, kata Randi, Jamkrindo memiliki jaringan kerja di 9 kantor wilayah, 1 kantor cabang khusus, 56 kantor cabang, dan 16 kantor unit pelayanan (KUP). Adapun penyesuaian layanan, hanya berlaku untuk wilayah-wilayah yang telah disetujui pemerintah memberlakukan PSBB. Adapun untuk kantor cabang lainnya, Randi memastikan kantor cabang masih beroperasi dengan penyesuaian tertentu seperti pembagian tim secara bergilir yang hadir ke kantor.

     

    Terkait dengan mitigasi risiko, Jamkrindo telah mengeluarkan dan mengimplementasikan Protokol Keberlanjutan Bisnis (Business Continuity Protocol/BCP) Pengendalian Risiko Covid-19 di Lingkungan Perusahaan sejak beberapa waktu lalu. Kepala Business Continuity Management (BCM) sekaligus Kepala Divisi Manajemen Risiko dan PUKM Jamkrindo Ceriandri Widuri mengatakan, Jamkrindo berkomitmen mengutamakan keselamatan para mitra dan karyawan dalam mengantisipasi penyebaran virus corona Covid-19.

     

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.