Rupiah DItutup Menguat ke Level Rp 16.310 per Dolar AS

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melayani penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, 8 Mei 2018. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi mendongkrak harga makanan dan minuman olahan usai Lebaran. TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas melayani penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, 8 Mei 2018. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi mendongkrak harga makanan dan minuman olahan usai Lebaran. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Selasa, 31 Maret 2020, menguat sejalan dengan mulai bangkitnya ekonomi Cina pasca diterpa wabah Covid-19.

    Rupiah ditutup menguat 28 poin atau 0,17 persen menjadi Rp 16.310 per dolar AS dari sebelumnya Rp 16.338 per dolar AS.

    Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, kabar gembira datang dari Cina di mana Biro Statistik Nasional Negeri Tirai Bambu itu melaporkan Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur periode Maret sebesar 52, melonjak drastis dibandingkan bulan sebelumnya yaitu 35,7 sekaligus menjadi catatan terbaik sejak September 2017.

    "Lonjakan PMI menunjukkan industri manufaktur Cina sudah bangkit setelah dihantam virus Corona," ujar Ibrahim.

    PMI menggambarkan pembelian bahan baku atau penolong dan barang modal yang digunakan untuk proses produksi pada masa mendatang.

    Tidak hanya manufaktur, PMI sektor jasa juga melejit dari 29,8 menjadi 52,3. Itu semakin mempertegas bahwa aktivitas ekonomi Cina sudah sembuh.

    Sementara itu, pasar juga kembali menaruh harapan besar terhadap stimulus fiskal, terutama di AS. Salah satu program dalam stimulus tersebut adalah bantuan untuk pengembangan vaksin Covid-19.

    Jumlah pasien Covid-19 di seluruh dunia sekitar 784 ribu orang dan korban jiwa mencapai 37 ribu orang dan saat ini yang menduduki rangking teratas atas kasus positif Covid-19 adalah Amerika

    Pemerintahan Presiden AS Donald Trump melalui paket stimulus fiskal bernilai US$ 2,2 triliun, mencoba mempercepat penemuan vaksin COVID-19. Pemerintah menyediakan dana bagi perusahaan farmasi di AS untuk meningkatkan produktivitas mereka.

    Dari domestik, Presiden Joko Widodo mengeluarkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan status darurat kesehatan masyarakat untuk menanggulangi wabah Covid-19 di Indonesia.

    Kebijakan tersebut diambil setelah menetapkan Covid-19 sebagai jenis penyakit dan faktor risiko yang menimbulkan kedaruratan masyarakat.

    Rupiah pada pagi hari dibuka menguat di posisi Rp 16.330 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 16.310 per dolar AS hingga Rp 16.378 per dolar AS.

    Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp 16.367 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 16.336 per dolar AS.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.