Hari Ini Rupiah Ditutup Melemah di Level 14.025 per Dolar AS

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegawai bank menghitung uang dolar Amerika Serikat pecahan 100 dolar dan uang rupiah pecahan Rp 100 ribu di kantor pusat Bank Mandiri, Jakarta, Senin, 20 Agustus 2018. Nilai tukar rupiah, yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore, 20 Agustus 2018, bergerak melemah 20 poin ke level Rp 14.592 dibanding sebelumnya Rp 14.572 per dolar Amerika. TEMPO/Tony Hartawan

    Pegawai bank menghitung uang dolar Amerika Serikat pecahan 100 dolar dan uang rupiah pecahan Rp 100 ribu di kantor pusat Bank Mandiri, Jakarta, Senin, 20 Agustus 2018. Nilai tukar rupiah, yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore, 20 Agustus 2018, bergerak melemah 20 poin ke level Rp 14.592 dibanding sebelumnya Rp 14.572 per dolar Amerika. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Jumat, 28 Februari 2020, melemah hingga lebih dari dua persen dipicu sentimen merebaknya wabah virus Corona Covid-19.

    Rupiah ditutup melemah 293 poin atau 2,09 persen menjadi Rp 14.025 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp 13.940 per dolar AS.

    "Berkurangnya harapan bahwa wabah Corona dapat tertahan di Cina mendorong investor kembali panik, sehingga memicu kekhawatiran bahwa dampak ekonomi dari pembatasan perjalanan, gangguan rantai pasokan, dan penurunan permintaan mungkin jauh lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Jumat.

    Ibrahim menuturkan, akibat meluasnya wabah virus corona Covid-19 yang terus menjadi topik utama dalam awal tahun ini, ekonomi global terguncang.

    Indonesia juga terkena dampaknya walaupun prosentasenya masih relatif kecil dibandingkan negara-negara lainnya yaitu hanya 1,08 persen.

    Namun, lanjut Ibrahim, bukan berarti pemerintah dan Bank Indonesia hanya diam saja, tapi terus bekerja guna mendapatkan hasil yang maksimal walaupun akhirnya pasar dalam negeri kembali tertekan.

    Salah satunya adalah keluarnya modal asing per 27 Februari 2020 yang mencapai Rp 30,8 triliun, terdiri dari Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 26,2 triliun dan di Saham sebesar Rp4,1 triliun.

    "Pelemahan ini tidak sebesar negara lain karena BI terus jaga komitmen stabilkan nilai tukar rupiah dan pasar keuangan," ujar Ibrahim.

    BI hari ini kembali melakukan intervensi di pasar valas dan obligasi di perdagangan Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) untuk menstabilkankan rupiah.

    Rupiah pada pagi hari dibuka melemah di posisi Rp 14.060 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.060 per dolar AS hingga Rp 14.318 per dolar AS.

    Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp 14.234 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.018 per dolar AS.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.