Harga Emas Antam Pecah Rekor Baru Jadi Rp 809 Ribu per Gram

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Customer service butik Logam Mulia (LM) menunjukkan emas batangan bergambar seekor anjing saat diluncurkan di Jakarta, Kamis (18/1/2018). Untuk menyambut Imlek, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) merilis emas batangan bertemakan Imlek 2569 seberat 88 gram yang bergambar shio anjing. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

    Customer service butik Logam Mulia (LM) menunjukkan emas batangan bergambar seekor anjing saat diluncurkan di Jakarta, Kamis (18/1/2018). Untuk menyambut Imlek, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) merilis emas batangan bertemakan Imlek 2569 seberat 88 gram yang bergambar shio anjing. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam pada perdagangan hari ini, Senin, 24 Februari 2020, naik Rp 5.000, dibandingkan kemarin yang mencapai Rp 804 ribu per gram.

    Dengan kenaikan Rp 5 ribu, harga logam mulia hari ini memecahkan rekor harga terbaru. "Harga emas batangan satu gram Rp 809.000," seperti ditulis dalam situs resmi logammulia.com pada Senin.

    Pada 8 Januari 2020, harga emas menyentuh hampir Rp 800 ribu atau berada pada Rp 799 ribu per gram. Pada 22 Februari rekor baru 2020 terjadi di Rp 804 ribu. Hari ini, rekor harga baru pecah kembali.

    Emas batangan ANTAM LM terjamin keaslian dan kemurniannya dengan sertifikat London Bullion Market Association. Berdasarkan situs logammulia.com, harga emas batangan Antam di butik Pulogadung, Jakarta hari ini, yaitu:

    1 gram Rp 809.000
    2 gram Rp 1.567.000
    3 gram Rp 2.329.000
    5 gram Rp 3.865.000
    10 gram Rp 7.665.000
    25 gram Rp 19.055.000
    50 gram Rp 38.035.000
    100 gram Rp 76.000.000
    250 gram Rp 189.750.000

    Sedangkan, harga emas berukuran 500 gram, yaitu Rp 379,3 juta. Dan harga emas batangan 1.000 gram yaitu Rp 758,6 juta.

    Adapun dalam situs itu, tertulis sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP). "Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22," tulis situs tersebut.

    Sebelumnya analis Capital Central Futures, Wahyu Laksono, menyatakan emas menjadi pilihan paling aman untuk berinvestasi di tengah kekhawatiran pelaku pasar terhadap risiko dari penyebaran virus corona

    "Emas termasuk salah satu komoditas yang masih bagus dalam jangka panjang karena termasuk safe haven," kata dia kepada Tempo, Ahad, 23 Februari 2020.

    Pasokan dan permintaan terhadap emas elastis karena karakteristiknya yang tetap utuh setelah diproduksi. Selain itu, tren bank sentral yang mendukung stimulus serta pelonggaran moneter turut mempengaruhi lonjakan harga emas.

    HENDARTYO HANGGI | VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara