Cerita Tito Karnavian, Dulu Takut Melihat Kantor Sri Mulyani

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kementerian Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan bantuan berupa pemberian identitas gratis dibantu dengan Dukcapil Jakarta Selatan di posko pengungsian korban banjir di Gor Pengadegan, Jakarta Selatan, Selasa 7 Januari 2020. Pemberian pergantian identitas tersebut juga membantu masyarakat untuk terus bisa mempunyai identitas yang hilang akibat tergenang banjir kemarin. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

    Kementerian Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan bantuan berupa pemberian identitas gratis dibantu dengan Dukcapil Jakarta Selatan di posko pengungsian korban banjir di Gor Pengadegan, Jakarta Selatan, Selasa 7 Januari 2020. Pemberian pergantian identitas tersebut juga membantu masyarakat untuk terus bisa mempunyai identitas yang hilang akibat tergenang banjir kemarin. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bercerita soal pengalamannya kala masih menjabat sebagai Wakil Kepala Polsek Sawah Besar. Pengalaman itu diceritakan Tito kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

    “Saya cerita sama Bu Menkeu, kemarin waktu 2 hari lalu waktu ke tempat beliau,” kata Tito memulai ceritanya, dalam acara perjanjian kerja sama di Gedung Ali Wardhana, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020.

    Dalam acara ini, Sri Mulyani kembali hadir dan bertemu Tito. Selain keduanya, hadir pula Menko Perekonomian Airlangga Hartarto hingga Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Mereka hadir untuk menyepakati kerja sama bidang percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah 

    Tito Karnavian melanjutkan, bahwa dirinya memimpin Polsek Sawah Besar itu pada 1991. Kantor Polsek itu pun sampai hari ini berdiri persis di depan pagar kantor Sri Mulyani, Gedung Kementerian Keuangan, di Jalan Dr. Wahidin Raya, Jakarta Pusat.

    Saat itu Tito Karnavian mengatakan dirinya takut melihat gedung Kementerian Keuangan yang menjulang tinggi. “Pejabat tinggi semua gitu pak, namanya Wakapolsek, lihat menteri itu, ngeri,” kata Tito.

    Tapi hari ini, Tito Karnavian bisa masuk ke Gedung Ali Wardhana, yang dulunya merupakan bagian dari Gedung Kementerian Keuangan. Tapi kini beralih fungsi jadi milik Kemenko Perekonomian. “Dalam posisi menteri lagi,” ujar Tito yang disambut tawa dan tepuk tangan peserta acara.

    Rupanya, kata Tito, butuh waktu hingga 19 tahun lebih, untuk bisa bergerak 100 meter saja. Para peserta pun kembali tertawa, begitupun Tito Karnavian


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.