Cegah Virus Corona, PMI Kirim 50 Ribu Masker ke Hong Kong

Pekerja memproduksi masker wajah karena permintaan untuk produksinya meningkat pesat dan berjuang untuk memenuhi pesanan, atas mewabahnya virus Corona di fasilitas pabrik Turki di Istanbul, Turki, 30 Januari 2020. REUTERS/Umit Bektas

TEMPO.CO, Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) dalam waktu dekat akan mengirim 70 ribu masker ke Pulau Natuna di Provinsi Kepulauan Riau dan Hong Kong, daerah administratif khusus di Cina. Pengiriman masker itu untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran Virus Corona baru (2019-nCov), yang telah menimbulkan wabah di bagian wilayah Cina dan menyebar ke sejumlah negara.

Sekretaris Jendral PMI Sudirman Said menjelaskan, 70 ribu masker itu terdiri atas 20 ribu masker untuk dikirim ke Natuna dan 50 ribu masker akan dikirim ke Hong Kong. Angka itu sesuai dengan permintaan bantuan dari Palang Merah Hong Kong sebelumnya.

Hong Kong, kata Sudirman, merupakan negara terdekat dengan Cina dan Natuna merupakan tempat isolasi warga Indonesia yang baru pulang dari Wuhan. "Maka dari itu dalam mencegah meluasnya Corona, kami mendistribusikan masker," kata Sudirman, di Jakarta, Senin, 3 Februari 2020.

Lebih jauh Sudirman mengatakan, bantuan masker yang sudah disiapkan di gudang regional PMI di Serang, Banten, akan dikirim ke Natuna dan Hong Kong menggunakan pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta.

Untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran Virus Corona baru, Sudirman menjelaskan, PMI menggerakkan seluruh relawan untuk mendukung upaya pemerintah melakukan mitigasi risiko serta berkoordinasi dengan Federasi Palang Merah Internasional (IFRC). "PMI dan perhimpunan nasional Palang Merah dan Bulan Sabit merah yang ada di dunia terus memantau dengan ketat perkembangan situasi pandemik corona," katanya.

Sebelumnya, tiga BUMN telah berkoordinasi mengirimkan 25.000 masker untuk dibagikan di Hong Kong. Ketiga perusahaan itu adalah: PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. dan PT BNI (Persero) Tbk. 

Untuk membantu mengantisipasi Virus Corona, RNI akan mengirimkan masker melalui maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang kemudian akan dibagikan di BNI cabang Hong Kong. Bantuan yang disalurkan oleh BUMN tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia yang berada di sana.

Saat ini BNI Hong Kong sudah membantu penyebaran masker, namun masih kurang dan dibutuhkan lebih banyak lagi. Dengan koordinasi Kementerian BUMN, BNI-RNI-Garuda akan mengirimkan sekitar 25.000 masker untuk masyarakat Indonesia di Hong Kong paling lambat lusa.

ANTARA






China Longgarkan Aturan Covid, di Shanghai Tes Corona Dihapus

24 menit lalu

China Longgarkan Aturan Covid, di Shanghai Tes Corona Dihapus

China mulai melonggarkan aturan soal Corona, namun kebijakan zero-Covid belum akan diambil.


Gencarkan Penggunaan Kendaraan Listrik, Menteri ESDM Fokuskan Pembenahan Sektor Hulu

15 jam lalu

Gencarkan Penggunaan Kendaraan Listrik, Menteri ESDM Fokuskan Pembenahan Sektor Hulu

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus melakukan sosialisasi penggunaan kendaraan listrik.


Ancaman Resesi, Kemenperin Dorong Optimalisasi Pasar Dalam Negeri

2 hari lalu

Ancaman Resesi, Kemenperin Dorong Optimalisasi Pasar Dalam Negeri

Kemenperin beberkan sejumlah upaya mendorong penggunaan produk dalam negeri untuk memperkuat ekonomi nasional di tengah ancaman resesi global.


890 Posisi Ditawarkan dalam Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2, Cek Syarat dan Tahapannya

2 hari lalu

890 Posisi Ditawarkan dalam Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2, Cek Syarat dan Tahapannya

Rekrutmen Bersama BUMN gelombang kedua ini diibuka per 1 Desember 2022 dengan menyediakan 890 posisi sesuai dengan kebutuhan tiap BUMN.


Harga Telur Tembus Rp 30 Ribu per Kilogram Jelang Nataru, Bapanas Akan Gelar Bazar Murah

2 hari lalu

Harga Telur Tembus Rp 30 Ribu per Kilogram Jelang Nataru, Bapanas Akan Gelar Bazar Murah

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyiapkan sejumlah solusi alternatif untuk meredam tingginya harga telur jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru)


Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2 Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

3 hari lalu

Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2 Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Pendaftaran rekrutmen bersama BUMN telah dibuka sejak 1 Desember hingga 7 Desember 2022.


Tak Berhenti di G20, Erick Tohir siap Tingkatkan Kolaborasi Berkelanjutan Dengan PNM

3 hari lalu

Tak Berhenti di G20, Erick Tohir siap Tingkatkan Kolaborasi Berkelanjutan Dengan PNM

Melalui acara Malam Apresiasi Dukungan BUMN dalam G20, di TMII, Jakarta Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas kolaborasi epik seluruh perusahaan dan insan BUMN dalam mensukseskan Presidensi G20.


Ditambah Hong Kong, Bandara Ngurah Rai Telah Layani 24 Rute Penerbangan Internasional

3 hari lalu

Ditambah Hong Kong, Bandara Ngurah Rai Telah Layani 24 Rute Penerbangan Internasional

Hingga 26 November 2022, Bandara Ngurah Rai Bali secara total telah melayani sebanyak 3.699.665 orang penumpang internasional.


KA Argo Parahyangan Ditutup Saat Kereta Cepat Beroperasi? Ini Penjelasan KAI

3 hari lalu

KA Argo Parahyangan Ditutup Saat Kereta Cepat Beroperasi? Ini Penjelasan KAI

PT KAI buka suara soal penghentian operasi Kereta Api (KA) Argo Parahyangan usai Kereta Cepat Jakarta-Bandung Juni 2023 nanti.


Lowongan Kerja BUMN Dibuka Kembali di 30 Perusahaan, Simak Persyaratannya

3 hari lalu

Lowongan Kerja BUMN Dibuka Kembali di 30 Perusahaan, Simak Persyaratannya

BUMN membuka lowongan kerja besar-besaran di batch 1, yakni sebanyak 50 perusahaan dengan 2.700 posisi.