WNI Dievakuasi ke Natuna, Omzet Masker di Tanjungpinang Melejit

Reporter

Editor

Rahma Tri

Sejumlah orang berebut membeli masker di toko peralatan medis di Manila, Filipina, 31 Januari 2020. Pemerintah Filipina mengkonfirmasi kasus virus corona pertama. REUTERS / Eloisa Lopez

TEMPO.CO, Tanjungpinang - Penjualan masker di Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), meningkat sekitar lima kali lipat setelah merebaknya Virus Corona asal Wuhan, Cina di sejumlah negara. Masyarakat juga menyiapkan masker, menyusul keputusan pemerintah untuk menempatkan WNI dari Cina di Pulau Natuna, Kepulauan Riau setelah dijemput. 

"Untuk satu kotak masker isinya 50 lembar, kalau misalnya laku 50 kotak, berarti ada 2.500 lembar yang terjual setiap harinya," kata Apoteker Apotek Kimia Farma Jalan Bintan, Zulia Farisanti di Tanjungpinang, Sabtu 1 Februari 2020.

Ia menjelaskan pembeli masker yang satu boxnya seharga Rp  40 ribu itu berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat awam, instansi pemerintahan hingga aparat penegak hukum, seperti TNI dan Polri. "Ada yang beli buat pakai sendiri dan keluarga, ada pula untuk dibagi-bagikan kepada khalayak umum, seperti di jalan raya, pelabuhan, hingga bandara," ujar Zulia.

Salah seorang pembeli, Andri, mengaku membeli masker buat mengantisipasi penyebaran virus corona di tengah-tengah masyarakat. "Meskipun di Tanjungpinang belum terinfeksi Corona, kita tetap perlu waspada, salah satunya melindungi diri dengan memakai masker," tutur Andri.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana menyebut tingginya permintaan masker di Tanjungpinang dalam sepekan terakhir ini disebabkan warga sangat khawatir tertular virus corona.
Namun, Tjetjep mengimbau masyarakat tak perlu panik berlebihan, karena sampai saat ini virus mematikan itu tidak terdeteksi di Kepri, khususnya Tanjungpinang.

Dinas Kesehatan dan pihak terkait, kata dia, sudah siap dengan peralatan dan tenaga medis yang memadai guna menangani jika ditemukan adanya suspek virus corona. "Percaya saja pada pihak kesehatan, yang penting warga tetap jaga kesehatan dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun, termasuk mengenakan masker kalau keluar rumah," tutur Tjetjep.

Pemerintah telah mengirimkan armada Batik Air untuk menjemput WNI yang berada di Wuhan Cina. Setelah dievakuasi, hari ini, Ahad 2 Februari 2020, rencananya WNI tersebut tiba di Batam. Selanjutnya, mereka akan diantar dengan pesawat TNI AU ke Natuna, Kepulauan Riau, untuk diobservasi selama masa inkubasi dua pekan.

ANTARA






Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

1 hari lalu

Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

Covid-19 telah bermutasi menjadi kasus dengan gejala ringan.


Ada Masalah di Kokpit, Batik Air Sempat Tunda Penerbangan Jakarta-Bengkulu

3 hari lalu

Ada Masalah di Kokpit, Batik Air Sempat Tunda Penerbangan Jakarta-Bengkulu

Manajemen Batik Air mengatakan pesawat dengan nomor ID-7127 rute Jakarta-Bengkulu sempat gagal terbang.


China Longgarkan Aturan Covid, di Shanghai Tes Corona Dihapus

4 hari lalu

China Longgarkan Aturan Covid, di Shanghai Tes Corona Dihapus

China mulai melonggarkan aturan soal Corona, namun kebijakan zero-Covid belum akan diambil.


Lion Air Grup Kembali Minta Maaf, Cerita Kaesang Kesal Jadwal Penerbangannya Diubah

16 hari lalu

Lion Air Grup Kembali Minta Maaf, Cerita Kaesang Kesal Jadwal Penerbangannya Diubah

Lion Air meminta maaf atas keluhan dari salah satu penumpang yang tak lain adalah Putra Kedua Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.


Covid-19 di China Naik Lagi, Beijing Kembali Tutup Sekolah

18 hari lalu

Covid-19 di China Naik Lagi, Beijing Kembali Tutup Sekolah

Beijing kembali menutup sekolah setelah kasus Covid-19 kembali melonjak. China mencatat dua kematian pertama sejak Mei.


DKI Jakarta Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi, 7 RT Masuk Zona Merah

24 hari lalu

DKI Jakarta Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi, 7 RT Masuk Zona Merah

Dengan peningkatan kasus Covid-19 di Jakarta, jumlah RT zona rawan Covid-19 selama sepekan mengalami kenaikan.


Selain Kaesang Pangarep, 3 Artis Ini Juga Pernah Dikecewakan Batik Air

24 hari lalu

Selain Kaesang Pangarep, 3 Artis Ini Juga Pernah Dikecewakan Batik Air

Selain Kaesang Pangarep, 3 artis ini pernah mengalami peristiwa mengecewakan dari Batik Air pada tahun ini. Begini cerita mereka.


Malaysia Izinkan Penderita Covid-19 Ikut Nyoblos di TPS

24 hari lalu

Malaysia Izinkan Penderita Covid-19 Ikut Nyoblos di TPS

Malaysia mengeluarkan kebijakan yang mengizinkan warga positif Covid-19 datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pemilu, 19 November 2022


Terpopuler Bisnis: Batik Air Minta Maaf Koper Kaesang Nyasar, Prabowo Bicara Ketahanan Pangan di G20

24 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Batik Air Minta Maaf Koper Kaesang Nyasar, Prabowo Bicara Ketahanan Pangan di G20

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Senin kemarin dimulai dari permintaan maaf Batik Air atas koper Kaesang Pangarep yang nyasar.


Batik Air Investigasi Koper Kaesang Pangarep yang Nyasar ke Kualanamu

25 hari lalu

Batik Air Investigasi Koper Kaesang Pangarep yang Nyasar ke Kualanamu

Batik Air member of Lion Air Group melakukan proses investigasi kejadian penanganan bagasi nomor penerbangan ID-7130.