Sri Mulyani Sebut Omnibus Law untuk Ciptakan Kelas Menengah

Reporter

Editor

Rahma Tri

Dari kiri: Presiden Jokowi, didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi membuka perdagangan saham tahun 2020 di gedung BEI, Jakarta, Kamis, 2 Januari 2020. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan salah satu tujuan dibentuknya Undang-Undang Sapu Jagat alias Omnibus Law adalah untuk menciptakan kelas menengah di Indonesia. Sebab, UU ini diharapkan akan memicu penciptaan lapangan kerja baru.

“Kami bikin environment agar create job, better quality of job,” kata Sri Mulyani dalam diskusi Bank Dunia di Energy Building, SCBD, Jakarta, Kamis, 30 Januari 2020.

Saat ini, pemerintah tengah menggodok RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan Omnibus Law Perpajakan. Surat Presiden untuk RUU ini pun direncanakan akan diserahkan ke DPR pekan ini.

Sri Mulyani menjelaskan, yang akan melahirkan lapangan kerja adalah mereka yang memiliki ide atau akses terhadap modal. Selama ini, mereka inilah yang mengalami banyak keluhan ketika ingin menciptakan lapangan kerja. Mereka harus mengurus izin yang ribet seperti surat izin kelakuan baik dari RT sampai RW, hingga akhirnya lupa pada tujuan awalnya. Ini hanyalah analogi Sri Mulyani untuk menggambarnya peringkat Kemudahan Berusaha atau Ease of Doing Business (EoDB) yang masih rumit.

Untuk itu, Omnibus Law hadir guna menyederhanakan perizinan ini. Sri Mulyani menyadari ada sekelompok orang yang merasa tidak nyaman dengan aturan baru ini. “Karena mereka yang selama ini terbitkan izin, pasti terpotong,” kata dia.

Dalam dalam implementasinya, penyusunan UU Omnibus Law ini banyak menuai kritikan karena dianggap tidak transparan. Majalah Tempo edisi pekan ini pun menulis bahwa sejumlah konsep awal RUU ini ditengarai berubah haluan seiring dengan masuknya pengusaha dalam pembahasan.

Kelompok pekerja pun telah menolak RUU Omnibus Law ini. Ketua Pengurus Harian Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (Sindikasi), Ellena Ekarahendy mengatakan, RUU Cipta Lapangan Kerja bakal merugikan para pekerja muda dan calon pekerja. Mereka kemungkinan hanya akan direkrut menjadi pekerja kontrak atau pekerja lepas. 

"Kondisi ini memperparah nasib para pekerja muda dan calon pekerja hari ini yang kerap dieksploitasi keringatnya menggunakan aturan tentang pemagangan yang membuat mereka menerima upah jauh dari layak," kata Ellen pada 15 Januari 2020.






Saleh Daulay Harap Partisipasi Masyarakat Dalam Pembahasan Omnibus Law Kesehatan

23 jam lalu

Saleh Daulay Harap Partisipasi Masyarakat Dalam Pembahasan Omnibus Law Kesehatan

Saleh Daulay mengatakan telah menerima audiensi berbagai kalangan.


Sri Mulyani Kunjungi Tambang Freeport: Terbesar Milik Indonesia Saat Ini

1 hari lalu

Sri Mulyani Kunjungi Tambang Freeport: Terbesar Milik Indonesia Saat Ini

Sri Mulyani mendatangi Tambang Grasberg pada akhir pekan, Ahad, 4 Desember 2022. Ia bercerita melihat langsung salah satu tambang emas terbesar itu.


Sri Mulyani Beberkan Tantangan Global di 2023: Bisa Jadi Turning Point kalau Perang Berhenti

3 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan Tantangan Global di 2023: Bisa Jadi Turning Point kalau Perang Berhenti

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan ada sejumlah tantangan yang harus pengusaha Indonesia hadapi memasuki tahun 2023.


Begini 7 Tahapan Pengadaan Utang Luar Negeri

3 hari lalu

Begini 7 Tahapan Pengadaan Utang Luar Negeri

Utang luar negeri adalah setiap pembiayaan melalui utang dari pemberi pinjaman yang diikat suatu perjanjian pinjaman dan harus kembali sesuai persyaratan


Target Pertumbuhan Ekonomi RI 2023 5,3 Persen, Sri Mulyani: Sangat Ambisius

3 hari lalu

Target Pertumbuhan Ekonomi RI 2023 5,3 Persen, Sri Mulyani: Sangat Ambisius

Sri Mulyani optimistis perekonomian Indonesia bebas resesi.


Luhut Sebut Warga Beli Motor Listrik Bakal Disubsidi, Sri Mulyani: Dibahas Dulu

4 hari lalu

Luhut Sebut Warga Beli Motor Listrik Bakal Disubsidi, Sri Mulyani: Dibahas Dulu

Sri Mulyani mengatakan pemerintah masih akan membahas rencana pemberian subsidi pembelian motor listrik.


Sri Mulyani Sebut Kaum Muda Beruntung Saksikan Respons Negara Hadapi Krisis Global

4 hari lalu

Sri Mulyani Sebut Kaum Muda Beruntung Saksikan Respons Negara Hadapi Krisis Global

Dalam kondisi yang serba tak pasti, Sri Mulyani mengatakan generasi muda dapat melihatnya sebagai bekal pada masa mendatang.


Sri Mulyani Ingatkan Ancaman Krisis Pangan dan Energi 2023

4 hari lalu

Sri Mulyani Ingatkan Ancaman Krisis Pangan dan Energi 2023

Sri Mulyani melihat potensi memburuknya perekonomian telah bergeser dari ancaman pandemi ke krisis global.


Terpopuler Bisnis: Demo Besar-besaran Tolak UMP DKI 2023, Sri Mulyani Beberkan Belanja Infrastruktur 2023

4 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Demo Besar-besaran Tolak UMP DKI 2023, Sri Mulyani Beberkan Belanja Infrastruktur 2023

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Kamis, 1 Desember 2022 antara lain tentang demo besar-besaran tolak UMP DKI 2023 dijadwalkan sepekan.


Sri Mulyani Minta Generasi Muda Pikirkan RI saat Genap 100 Tahun, Jangan Menua tapi Miskin

4 hari lalu

Sri Mulyani Minta Generasi Muda Pikirkan RI saat Genap 100 Tahun, Jangan Menua tapi Miskin

Sri Mulyani Indrawati khawatir jika masyarakat Indonesia belum bisa makmur di 2045 atau ketika RI menginjak usia 100 tahun.