CPNS 2019, Peminat Posisi Sipir Lebih Banyak dari Guru Matematika

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga antri saat pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di ruangan Layanan Publik Polresta, Banda Aceh, Aceh, Selasa 12 November 2019. Pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sebagai syarat administrasi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu meningkat mencapai 150 hingga 200 orang perhari sejak pemerintah membuka formasi penerimaan CPNS tahun 2019 secara nasional, termasuk di provinsi Aceh. ANTARA FOTO/Ampelsa

    Sejumlah warga antri saat pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di ruangan Layanan Publik Polresta, Banda Aceh, Aceh, Selasa 12 November 2019. Pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sebagai syarat administrasi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu meningkat mencapai 150 hingga 200 orang perhari sejak pemerintah membuka formasi penerimaan CPNS tahun 2019 secara nasional, termasuk di provinsi Aceh. ANTARA FOTO/Ampelsa

    TEMPO.CO, Jakarta – Badan Kepegawaian Negara atau BKN memaparkan data teranyar terkait pendaftar calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2019 melalui media sosial resminya. Dari data tersebut, ternyata posisi penjaga tahanan atau sipir pria tercatat sebagai formasi yang paling diburu pelamar CPNS 2019. 

    “Penjaga tahanan (pria) sebanyak 304.247 pelamar,” tulis BKN dalam akun Facebook resmi, Ahad 1 Desember 2019.

    Pelaksana Harian Kepala Humas BKN Mohammad Ridwan membenarkan data itu kala dihubungi Tempo melalui pesan pendek.

    Selain sipir pria, formasi penjaga tahanan untuk pelamar wanita turut berada di deretan sepuluh formasi favorit dengan jumlah peserta mencapai 142.080 orang. Jumlah pelamar untuk formasi ini mengalahkan lowongan guru bahasa Inggris dan guru matematika yang masing-masing mendulang 119.822 pelamar dan 122.478 pelamar.

    Dalam lowongan CPNS, penjaga tahanan atau sipir tercatat sebagai bagian dari formasi yang diajukan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Formasi itu mensyaratkan pelamar memiliki latar pendidikan minimal SMA atau sederajat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.