Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Harga Tiket Mahal, Penumpang Pesawat ke Lombok Turun 24 Persen

Reporter

image-gnews
Pemain musik menghibur para penumpang yang menunggu keberangkatan penerbangan setelah adanya penutupan operasional bandara akibat erupsi Gunung Raung di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, 8 Agustus 2015. Abu vulkanik erupsi Gunung Raung yang berhembus ke arah Bali dan Lombok membuat Bandara Ngurah Rai Bali menutup semua penerbangan mulai pukul 06.30 Wita dan memberlakukan sistem buka tutup. TEMPO/Johannes P. Christo
Pemain musik menghibur para penumpang yang menunggu keberangkatan penerbangan setelah adanya penutupan operasional bandara akibat erupsi Gunung Raung di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, 8 Agustus 2015. Abu vulkanik erupsi Gunung Raung yang berhembus ke arah Bali dan Lombok membuat Bandara Ngurah Rai Bali menutup semua penerbangan mulai pukul 06.30 Wita dan memberlakukan sistem buka tutup. TEMPO/Johannes P. Christo
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, mencatat jumlah penumpang pesawat yang datang dan berangkat selama Januari-Oktober 2019 menurun sebesar 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Penurunan jumlah penumpang pesawat tersebut terjadi setelah gempa bumi NTB pada 2018," kata General Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok, Nugroho Jati, di Mataram, Selasa, 26 November 2019.

Ia menyebutkan jumlah penumpang pesawat yang datang dan berangkat dari bandara sebanyak 2.317.620 orang selama Januari-Oktober 2019. Angka tersebut menurun 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 3.059.778 orang.

Sementara jumlah penerbangan sebanyak 22.418 kali selama Januari-Oktober 2019. Jumlah tersebut berkurang sebesar 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 31.236 penerbangan.

Berkurangnya jumlah penumpang dan penerbangan juga diikuti dengan menurunnya volume kargo. Selama Januari-Oktober 2019, jumlah volume kargo yang diangkut oleh pesawat mencapai 7.930.442 kilogram. Angka tersebut berkurang 38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain faktor gempa bumi, kata Nugroho, penurunan jumlah penumpang pesawat dan frekuensi penerbangan juga dipengaruhi harga tiket pesawat yang dianggap mahal oleh konsumen. Ditambah lagi dengan kebijakan maskapai penerbangan yang memberlakukan bagasi berbayar.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Masalah harga tiket pesawat mahal dan bagasi berbayar sempat ramai. Itu juga mempengaruhi jumlah orang bepergian menggunakan pesawat. Kalau penurunan volume kargo terkait dengan produksi dan konsumsi barang di Lombok," ujarnya.

Menurut dia, untuk meningkatkan arus penumpang dan frekuensi penerbangan dari dan ke Lombok diperlukan upaya bersama, baik oleh Angkasa Pura I, pemerintah daerah dan pemerintah pusat, serta pihak lainnya.

Angkasa Pura I sendiri tetap komitmen untuk menciptakan pasar rute-rute penerbangan baru, baik domestik maupun luar negeri. Salah satunya membuka rute penerbangan langsung untuk jamaah umroh dari Lombok ke Jeddah, Arab Saudi.

Dari sisi pemerintah, lanjut Nugroho, perlu diperbanyak penyelenggaraan kegiatan, seperti penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah daerah dengan kementerian/lembaga, dan berbagai pertemuan lainnya yang memicu pertumbuhan angka kunjungan ke Lombok.

"Saya kira semua pihak sudah punya upaya sesuai ruang lingkup masing-masing. Dan saya yakin pertumbuhan jumlah penumpang pesawat dan frekuensi penerbangan dari dan ke Lombok terus membaik seiring dengan proses pemulihan pascagempa bumi," katanya.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


6 Cara Mendapatkan Tiket Pesawat Murah Menjelang Keberangkatan

20 jam lalu

Ilustrasi Tiket pesawat (pixabay.com)
6 Cara Mendapatkan Tiket Pesawat Murah Menjelang Keberangkatan

Kalau ingin mendapatkan tiket pesawat yang murah biasanya bergantung pada satu hal yaitu fleksibilitas


Alasan Beli Tiket Pesawat Menit-menit Terakhir Harganya Lebih Mahal

20 jam lalu

ilustrasi tiket pesawat (pixabay.com)
Alasan Beli Tiket Pesawat Menit-menit Terakhir Harganya Lebih Mahal

Pakar perjalanan menjelaskan alasan kenapa harga tiket pesawat yang dibeli menjelang keberangkatan harganya cenderung lebih mahal


73 Tahun Komando Operasi TNI AU, Ini Asal Mulanya Berdiri

21 jam lalu

Ilustrasi pesawat Yokosuka K5Y alias Cureng, peninggalan Jepang yang digunakan oleh TNI AU di awal kemerdekaan. Wikipedia
73 Tahun Komando Operasi TNI AU, Ini Asal Mulanya Berdiri

Kilas balik pendirian Komando Operasi TNI AU, 73 tahun lalu.


Puncak Libur Idul Adha, Garuda Indonesia dan Citilink Angkut 73 Ribu Lebih Penumpang

23 jam lalu

Ilustrasi Garuda Indonesia. TEMPO/Tony Hartawa
Puncak Libur Idul Adha, Garuda Indonesia dan Citilink Angkut 73 Ribu Lebih Penumpang

Garuda Indonesia dan Citilink mencatatkan total angkutan 73.434 penumpang di seluruh rute penerbangan pada puncak libur Idul Adha, Jumat, 14 Juni 2024.


Libur Idul Adha, Penumpang Pesawat di 20 Bandara Diperkirakan Tembus 971.861 Orang

1 hari lalu

Sejumlah calon penumpang pesawat antre untuk lapor diri di Terminal 3 Bandara Sekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu 19 April 2023. PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno Hatta memprediksi puncak arus mudik lewat bandara Soetta terjadi mulai H-3 atau Rabu (19/4) dengan pergerakan pesawat yang terjadwal mencapai 1.138 penerbangan dengan total penumpang 164.575 hingga H-1 atau Jumat (21/4). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Libur Idul Adha, Penumpang Pesawat di 20 Bandara Diperkirakan Tembus 971.861 Orang

Pada long weekend Idul Adha 15-18 Juni, penumpang pesawat di 20 bandara AP II diproyeksikan mencapai 971.861 penumpang.


Penggabungannya Ditolak Serikat Pekerja, Ini Profil Angkasa Pura I dan II

1 hari lalu

Ilustrasi Bandara Angkasa Pura I (ap1.co.id)
Penggabungannya Ditolak Serikat Pekerja, Ini Profil Angkasa Pura I dan II

Pemerintah akan menggabungkan PT Angkasa Pura I dan II dalam satu perusahaan yang disebut PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airport)


Alasan Pramugari Selalu Tersenyum saat Ada Turbulensi

3 hari lalu

Ilustrasi pramugari. Huffpost.com
Alasan Pramugari Selalu Tersenyum saat Ada Turbulensi

Saat akan terjadi turbulensi adalah pramugari akan berhenti menyajikan minuman panas dan tidak bisa meninggalkan tempat duduk.


Cara Hemat Memesan Tiket Liburan Musim Panas Ini

3 hari lalu

Ilustrasi airport style atau gaya berpakaian liburan. Freepik.com/garetvisual
Cara Hemat Memesan Tiket Liburan Musim Panas Ini

Pakar perjalanan berbagi cara menghemat lebih banyak untuk musim puncak liburan ini.


Kemenparekraf Sebut Harga Avtur dan Kekurangan Armada Picu Tiket Domestik Mahal

3 hari lalu

Ilustrasi penumpang pesawat. Freepik.com/Standret
Kemenparekraf Sebut Harga Avtur dan Kekurangan Armada Picu Tiket Domestik Mahal

Kemenparekraf mengungkapkan harga avtur dan berkurangnya jumlah armada pesawat udara memicu harga tiket pesawat domestik mahal.


Penumpang Minta Tukar Kursi Pesawat, Sebaiknya Dikasih atau Tidak?

4 hari lalu

Ilustrasi wanita bepergian dengan pesawat terbang. Freepik.com/Jcomp
Penumpang Minta Tukar Kursi Pesawat, Sebaiknya Dikasih atau Tidak?

Topik menukar kursi pesawat sering menjadi perdebatan di Internet. Sebenarnya ada alasan untuk membolehkan hal itu, ada juga yang tidak.