Bukalapak Siap Salurkan KUR dengan Plafon Ratusan Triliun

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana muka kantor Bukalapak di kawasan Kemang, Jakarta, Selasa, 8 Oktober 2019. Kantor ini merupakan markas besar Bukalapak.com, salah satu situs belanja online Indonesia. TEMPO/Tony Hartawan

    Suasana muka kantor Bukalapak di kawasan Kemang, Jakarta, Selasa, 8 Oktober 2019. Kantor ini merupakan markas besar Bukalapak.com, salah satu situs belanja online Indonesia. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, JakartaBukalapak menyatakan kesiapannya menjadi mitra pemerintah untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Namun, KUR tersebut hanya disalurkan ke UKM yang menjadi mitra marketplace raksasa tersebut.

    Usai bertemu dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, CEO Bukalapak Achmad Zaky mengatakan pihaknya telah berpengalaman selama setahun terakhir. Saat itu Bulapak  terbilang sukses bekerja sama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam menyalurkan kredit Ultra Mikro (UMi). “Secara sistem, kami siap turut menyalurkan KUR, karena sebelumnya kami sudah menyalurkan UMi bagi usaha mikro,” kata Zaky di Jakarta, Senin 18 November 2019.

    Zaky menyebutkan saat ini Bukalapak memiliki sekitar lima juta mitra UMKM. Dengan plafon KUR sebesar ratusan triliun rupiah, Zaky berharap perusahaannya bisa dilibatkan dalam penyaluran KUR. "Kami berharap bisa membantu pemerintah menyalurkan KUR ke sektor riil dan ke sektor atau UKM yang tepat. Pak Teten memberikan respon positif atas masukan kami tersebut,” kata dia.

    Bagi Zaky, sebagai platform e-commerce, Bukalapak mengetahui bisnis mana yang prospektif dan UKM mana yang menjanjikan sehingga penyaluran KUR bisa tepat sasaran. "Mudah-mudahan, tahun depan Bukalapak sudah bisa menyalurkan KUR,” kata Zaky.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.