Andrew Darwis Kaskus Curhat Dilaporkan ke Polisi: Bisnis Susah

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andrew Darwis. Instagram

    Andrew Darwis. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendiri Kaskus, Andrew Darwis mengaku mengalami kerugian setelah dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Titi Sumawijaya Empel atas tuduhan pemalsuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). "Kalau soal bisnis sekarang orang jadi kurang percaya sama saya," kata Andrew Darwis saat ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat, 15 November 2019.

    Sejak mundur dari CEO Kaskus dia punya bisnis lain seperti restoran. "Kalau ada teman-teman yang mau ajak bisnis mulai mikir dua kali karena ada berita begini, 'kok bisa nipu- nipu'," katanya.

    Kerugian lainnya bahkan berdampak pada perusahaan rintisan Kaskus yang sudah ditinggalkan Andrew Darwis sejak 2013 yang kehilangan kepercayaan dari investornya.

    Hal ini disebabkan pada situs pencarian Google, saat orang-orang mengetikan nama Andrew Darwis yang muncul adalah pemberitaan tentang kasus tuduhan pemalsuan dan penipuan yang menyeret dirinya.

    "Sekarang kalau orang googling (Andrew Darwis) munculnya pemberitaan tentang kasus itu semua. Orang- orang (investor) jadi lebih mundur, takut gitu ya," ujar Andrew Darwis.

    Selain kerugian mundurnya pihak-pihak yang mau berbisnis dengan dirinya, Andrew mengaku mengalami tekanan batin karena pemberitaan bernada negatif yang menyeret namanya itu.

    "Lumayan tekanan batin dong. Saya mau makan susah, tidur susah karena kepikiran kasus ini. Padahal saya bukan orang yang suka cari masalah," ujar Andrew Darwis.

    Karena kerugian-kerugian itu, Andrew melaporkan balik Titi Sumawijaya Empel dan kuasa hukum Titi, yaitu Jack Boyd Lapian yang menyeret nama Andrew dalam laporan kasus pemalsuan dan TPPU.

    "Klien kami telah melakukan pelaporan polisi pada tanggal 13 November 2019 di Kepolisian Republik Indonesia dengan nomor laporan RP/B/097/XI/2019/bareskrim dan mengajukan permohonan perlindungan hukum kepada pihak yang berwenang," kata Abraham Sridjaja, kuasa hukum dari Andrew Darwis.

    Kedua orang tersebut dilaporkan dengan pasal 310 dan 311 KUHP karena diduga telah mencemarkan nama baik Andrew Darwis dan menyebabkan kerugian-kerugian seperti yang disebutkan.

    Sebelumnya, Titi Sumawijaya Empel bersama penasihat hukumnya Jack Boyd Lapian melaporkan Andrew Darwis ke Polda Metro Jaya karena merasa tertipu.

    Titi melaporkan Andrew Darwis berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/2959/V/2019/PMJ/DitReskrimsus dengan tuduhan Pasal 263 ayat (2) KUHP dan/atau Pasal 3, 4, 5 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.