Hari Pahlawan, Wamenkeu Minta Pegawai Terus Perbaiki Kompetensi

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Kementerian Keuangan atau Kemenkeu. Dok TEMPO

    Gedung Kementerian Keuangan atau Kemenkeu. Dok TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan atau Wamenkeu Suahasil Nazara meminta seluruh pegawai Kementerian Keuangan untuk meneladani perjuangan para pahlawan yang telah gugur di masa lalu. 

    "Kita meneladani nilai-nilai yang lalu para pejuang kemerdekaan kita itu berani dan rela berkorban dan juga dia bekerja sama bersinergi untuk mencapai tujuan Indonesia merdeka," kata Suahasil di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 11 November 2019.

    Hal itu disampaikannya saat upacara peringatan Hari Pahlawan ke-74 yang digelar Kementerian Keuangan pada hari ini. Suahasil, menggantikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang semula direncanakan memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan yang dilakukan di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan.

    Lebih jauh, Suahasil menyebutkan ada perbedaan konteks perjuangan saat ini dengan di masa lampau. Terlebih setiap orang bekerja dengan berbagai macam bidang namun tujuannya tetap sama yakni memajukan bangsa Indonesia. "Sekarang kita berfikir bagaimana kita menjadi pahlawan masa kini. Aku adalah pahlawan masa kini," ucapnya.

    Dia mencontohkan, seperti dirinya yang bekerja di Kementerian Keuangan sebagai pengelola keuangan negara, dengan menentukan nilai dan visi diterapkan dalam lembaganya serta diberlakukan kepada seluruh staf dari Kementerian Keuangan. "Terus memperbaiki kompetensi," ucap Suahasil.

    Ia juga meminta staf kementerian Keuangan untuk terus meningkatkan kompetensi guna bekerja lebih cepat dan efisien. Lalu sebagai pengabdi negara, ia menambahkan, semuanya harus bekerja secara ikhlas.

    "Bukan hanya bekerja sehari-hari masuk lalu begitu saja tapi bekerja secara ikhlas karena kita tahu ini ada manfaatnya untuk saudara-saudara kita seperti meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurunkan kemiskinan, mengurangi ketimpangan. Intinya ikhlas," ungkap dia.

    Tak hanya itu, Suahasil juga berharap seluruh insan Kemenkeu harus dapat menjaga integritas tanpa harus membedakan antara unit kerja, dan institusi masing-masing. "Ini lah esensinya menjadi pahlawan masa kini," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.