IHSG Ditutup Menguat Didukung Sentimen Positif Eksternal

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore, 29 Oktober 2019, ditutup naik didukung sentimen positif dari eksternal.

    IHSG ditutup menguat 15,75 poin atau 0,25 persen ke posisi 6.281,14. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 4,27 poin atau 0,43 persen menjadi 997,85.

    Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta mengatakan salah satu sentimen positif bagi indeks yaitu proyeksi turunnya suku bunga The Fed. "Selain itu, sentimen positif lainnya yaitu meredanya tensi perang dagang AS dan Cina," ujar Nafan.

    Dibuka menguat, IHSG bergerak naik turun pada sesi pertama perdagangan. Pada sesi kedua, indeks banyak menghabiskan waktu di zona merah namun berhasil kembali menguat jelang penutupan bursa saham.

    Penutupan IHSG diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau "net foreign sell" sebesar Rp 534,7 miliar.

    Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 562.264 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,67 miliar lembar saham senilai Rp10,01 triliun. Sebanyak 189 saham naik, 210 saham menurun, dan 154 saham tidak bergerak nilainya.

    Sementara itu, bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 106,8 poin (0,47 persen) ke 22.974,1, indeks Hang Seng melemah 104,5 poin atau 0,39 persen ke 26.786,8, dan indeks Straits Times menguat 10,25 poin atau 0,32 persen ke posisi 3.195,78.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.