Digantikan Arifin Tasrif, Jonan: Saya Titip Inpex Ya Pak

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru Arifin Tasrif (kanan) bersama Menteri ESDM lama Ignasius Jonan berbincang saat proses serah terima jabatan (Sertijab) di Ruang Sarulla, Gedung Chairul Saleh, Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru Arifin Tasrif (kanan) bersama Menteri ESDM lama Ignasius Jonan berbincang saat proses serah terima jabatan (Sertijab) di Ruang Sarulla, Gedung Chairul Saleh, Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) periode 2016-2019 Ignasius Jonan menitipkan pesan khusus kepada penggantinya, Arifin Tasrif. Jonan  berpesan kepada mantan Duta Besar RI di Jepang ini untuk menjaga kerja sama dengan Inpex Corporation, sebagai pengembang Blok Masela yang telah memiliki kontrak bagi hasil selama 27 tahun ke depan.

    "Pak Dubes, ini saya titip Inpex ya pak, mestinya ini bisa jalan," ungkap Jonan saat seremonial serah terima jabatan Menteri ESDM, di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019.

    Tak lupa Jonan juga mengucapkan selamat kepada mantan Dirut PT Pupuk Indonesia itu. "Selamat ya pak sudah menggantikan saya. Saya senang digantikan kawan lama. Saya kenal udah 20 tahun lebih. Pak Tasrif enggak tambah tua. Saya kok tambah tua," kata Jonan.

    Jonan mengatakan, seharusnya Tasrif sudah tidak asing dengan dunia mineral dan batu bara. Sehingga, Menteri ESDM yang baru akan menjalankan Kementerian ESDM dengan baik, dan mengabdikan dirinya untuk kebaikan masyarakat.  "Beliau bertugas sebelumnya di PT Pupuk Indonesia, mestinya ini akan jalan dengan baik," ucapnya.

    Mantan Menteri Perhubungan ini juga memberikan pesan khusus kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Menurut Jonan, masih banyak pekerjaan rumah yang belum diselesaikan. 

    Jonan berterima kasih kepada Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar yang telah membantunya selama tiga tahun menjadi Menteri ESDM. Dia mengatakan, bahwa sebelum dipasangkan, dirinya sama sekali tidak mengenal Archandra. Namun ia menegaskan ada banyak kecocokan dengan wakilnya itu.

    Kecocokan itu dibuktikan bahwa selama bertugas belum pernah berselisih paham dalam pengambilan keputusan. "Kalau cocok ya cocok sekali, kalau enggak ya enggak. Saya enggak tahu hatinya ya, tapi ya saya rasa sih cocok - cocok aja," kata Jonan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.