Jokowi Kembali Tunjuk Sri Mulyani jadi Menteri Keuangan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sri Mulyani tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 22 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

    Sri Mulyani tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 22 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menunjuk Sri Mulyani Indrawati sebagai menjabat Menteri Keuangan periode 2019 - 2024. Hal tersebut disampaikan Sri Mulyani Indrawati setelah bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan.

    Sri Mulyani sebelumnya tiba di kompleks istana pada pukl 09.00 WIB dan keluar usai bertemu Jokowi pada sekitar pukul 10.25 WIB. Ia menjadi menteri pertama yang sudah menjelaskan jabatan yang akan diembannya di Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

    “Khusus untuk saya, kata Bapak Presiden diberbolehkan untuk menyampaikan jabatan menteri keuangan,” kata Sri Mulyani di depan wartawan, Selasa, 22 Oktober 2019. Pernyataan Sri Mulyani berbeda dengan para calon menteri yang bertemu dengan Jokowi sebelumnya, di mana sebagian besar tamu masih belum memastikan jabatan yang akan diisinya. 

    Setelah keluar dari ruang pertemuan, Sri Mulyani yang mengenakan kemeja lengan panjang warna putih dan dipadu dengan celana panjang warna hitam tersebut lebih banyak bercerita mengenai perekonomian, dan program mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

    Bagi Sri Mulyani, jabatan Menteri Keuangan menjadi yang ketiga dipegangnya. Dia pernah menduduki posisi menkeu era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla pada 2005 hingga berlanjut ke periode kedua SBY pada 2010.

    Sri Mulyani lalu dipilih sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia, sebelum kembali ke Indonesia pada 2016 untuk membantu Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kabinet Kerja sebagai menteri keuangan.

    Sebelumnya Sri Mulyani menyebutkan Presiden Jokowi sangat gamblang dalam memberikan panduan kepada para menteri dalam bekerja menyelesaikan pekerjaan atau masalah.

    "Pak Presiden sangat jelas memberikan guidance sehingga kita juga paham bagaimana menyelesaikannya," kata dia dalam acara silaturahim Presiden Jokowi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan menteri Kabinet Kerja di Istana Negara Jakarta, Jumat, 18 Oktober 2019.

    Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla dalam kesempatan itu menyampaikan sambutan. Sementara Sri Mulyani diminta memberikan sambutan mewakili para menteri.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.