Jokowi Calonkan Mari Elka Pangestu jadi Petinggi Bank Dunia

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marie Elka Pangestu. Istimewa

    Marie Elka Pangestu. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta – Mantan menteri Mari Elka Pangestu dicalonkan Presiden Jokowi untuk menjadi petinggi di Bank Dunia atau World Bank. Hal itu disampakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

    “Presiden mencalonkan ibu Mari (Elka) Pangestu jadi wakil di World Bank. Sekarang sedang diproses,” ujar Luhut di kantornya, Jumat, 11 Oktober 2019.

    Luhut mengatakan Jokowi menyorongkan Mari lantaran memiliki kemampuan khusus di bidang ekonomi. Selain itu, mantan Menteri Perdagangan era Susilo Bambang Yudhoyono ini dinilai mumpuni dan memiliki kualifikasi sesuai dengan standar internasional. 

    Penunjukan Mari Elka merupakan bentuk keseriusan Indonesia mendukung anak bangsa menjadi pemimpin di level dunia. Menurut Luhut, selama ini Indonesia kurang progresif mengirimkan wakilnya ke organisasi terkemuka internasional tersebut. 

    Meski nama Mari Elka belum secara resmi dikirim ke World Bank, Luhut mengatakan Jokowi telah melakukan pendekatan dengan organisasi tersebut. “Presiden akan telepon sendiri ke organisasi itu untuk mengirim wakil dari Indonesia,” tuturnya. 

    Ia telah dua kali menduduki kursi menteri. Pada 2004, ia didapuk oleh SBY menjadi Menteri Perdagangan. Kemudian, di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, ia ditunjuk menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Jero Wacik yang tersangkut kasus rasuah. 

    Tempo telah mencoba menghubungi Mari Elka Pangestu melalui pesan pendek dan telepon terkait penunjukannya sebagai perwakilan Indonesia di Bank Dunia. Namun, hingga berita ini diturunkan, ia tidak memberikan jawaban.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.