Menjelang Harbolnas, E-Commerce Berlomba Potong Harga dan Promo

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja membawa barang pesanan konsumen saat Harbolnas 2018 di Warehouse Lazada, Depok, Rabu, 12 Desember 2018.  Dihelat pertama kali pada 2012, Harbolnas kini telah menginjak tahun keenam. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Pekerja membawa barang pesanan konsumen saat Harbolnas 2018 di Warehouse Lazada, Depok, Rabu, 12 Desember 2018. Dihelat pertama kali pada 2012, Harbolnas kini telah menginjak tahun keenam. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta – Sejumlah pelaku bisnis e-commerce mulai tancap gas mendorong penjualan meskipun belum masuk pesta hari belanja nasional (harbolnas) yang jatuh setiap 12 Desember atau 12.12. Senior Media Relations Manager JD.ID Adhi Pratama menuturkan sudah menyiapkan berbagai promo dan diskon pada program 10.10 yang sudah dimulai pada 8 Oktober lalu. 

    Tak sampai di situ, Adhi menuturkan JD.ID juga menggelar rangkaian acara bertajuk JD.ID100 Days Shopping Marathon yang dilaksanakan selama periode 9 September hingga 12 Desember tahun ini.

    “Dengan berbagai program dan promo yang telah kami siapkan pada program 10.10, kami menargetkan pertumbuhan 100 persen dibandingkan tahun lalu,” ujar Adhi kepada Tempo, Rabu 9 Oktober 2019.

    Pesta diskon masih jadi andalan, seperti potongan harga sebesar RP 1 juta, diskon menarik pada waktu tertentu, hingga promo kilat atau flash sale. Adhi memprediksikan produk yang akan melonjak adalah gawai, kebutuhan bahan makanan, kebutuhan ibu dan anak, hingga perabotan rumah tangga.

    Head of Public Relations Blibli.com Yolanda Nainggolan menuturkan periode tiga bulan akhir tahun selalu dijadikan momen untuk menarik konsumen lewat segudang tawaran potongan harga, voucher, hingga promo uang kembali (cashback). Tak hanya itu, Yolanda menuturkan Blibli.com juga menjadikan kuis sebagai salah satu daya tarik konsumen

    Pada program belanja online akhir tahun bertajuk Blibli Histeria tahun lalu, Yolanda menuturkan Blibli.com mengalami lonjakan konsumen hingga 35 kali lipat dibanding hari biasa. Kemudian, jumlah pesanan dan gross merchandise value (GMV) meningkat masing-masing sebanyak 11 kali lipat dibandingkan hari-hari biasa. 

    “Tentunya kami optimis bahwa tahun ini akan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Karena jumlah produk dan brand yang berpartisipasi pada program belanja kali semakin banyak dan variatif,” ujar Yolanda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.