November, Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek Mulai Beroperasi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek di KM 13, Bekasi, Jawa Barat, Ahad, 22 September 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek di KM 13, Bekasi, Jawa Barat, Ahad, 22 September 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berharap pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek Elevated selesai pada Oktober 2019.

    "Pada hari ini saya meninjau jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek Elevated dan Alhamdulillah progres pembangunan tol ini hampir 99 persen sehingga diharapkan Oktober 2019 sudah bisa rampung," ujar Menteri BUMN Rini Soemarno di Japek Elevated, Senin 30 September 2019. 

    Rini menuturkan jalan tol layang tersebut akan menjalani uji beban pada akhir Oktober 2019 dan mudah-mudahan mulai November 2019 Japek Elevated dapat beroperasi.

    "Kami yakin saat libur Natal dan Tahun Baru, jalan tol layang ini sudah bisa operasional sepenuhnya," kata Rini.

    Hari ini Rini meninjau langsung proyek pembangunan Japek Elevated yang berlokasi di wilayah Cikunir, Bekasi, Jawa Barat.

    Saat melakukan peninjauan tersebut, Menteri BUMN didampingi oleh Direktur Utama Jasa Marga Desi Aryani serta para pejabat terkait.

    Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berharap pengoperasian tol layang Jakarta-Cikampek II akan mampu memangkas waktu tempuh Jakarta-Bandung menjadi kurang dari tiga jam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.