Rambah Bisnis Film dan TV, Gojek Luncurkan GoPlay

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perusahaan berbasis teknologi Gojek meluncurkan Gocar Instan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa, 10 September 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Perusahaan berbasis teknologi Gojek meluncurkan Gocar Instan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa, 10 September 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Startup yang mengawali bisnisnya dari layanan ojek online, Gojek, kini merambah layanan streaming video berisi film dan serial TV original. Lini baru di bisnis multimedia ini diluncurkan dengan nama GoPlay.

    “Dengan Goplay, kami di sini untuk mengisi kesenjangan dan menjembatani jutaan pemirsa seluler Indonesia dengan industry film Indonesia,” ujar CEO Goplay Edy Sulistyo seperti ditulis Reuters, Kamis 26 September 2019.

    Untuk dapat menggunakan layanan GoPlay, pengguna harus berlangganan dengan harga Rp89.000,- per bulan.

    Gojek telah mendapatkan hak streaming untuk ratusan film dan pertunjukan Indonesia terkini. Gojek juga telah meluncurkan studio sendiri tahun lalu sebagai antisipasi platform.

    Studio tersebut turut membiayai setidaknya 9 film dan serial asli Indonesia, termasuk nominasi Academy Awards 2019 Indonesia Memories of My Body”. Hal ini dilakukan melalui kerja sama dengan VICE Indonesia dan perusahaan produksi film Visinema.

    Tak hanya fokus pada konten Tanah Air, Edy juga mengungkapkan bahwa Gojek juga telah menandatangani beberapa kontrak dengan perusahaan produksi asing. Kontrak ini dilakukan untuk memberi akses kepustakaan ke perusahaan mereka, termasuk CJ E&M dan SM Entertainment asal Korea Selatan.

    “Kami ingin menghabiskan cukup banyak untuk memenuhi permintaan,” lanjutnya. Edy menambahkan, Gojek belum memiliki rencana memperluas GoPlay ke luar negeri dalam waktu dekat.

    Menurut Edy, keputusan Gojek untuk ikut terjun di bisnis tayangan film dan serial TV berbayar ini karena masyarakat Indonesia butuh tontonan lokal dengan kualitas tinggi. Namun, satu-satunya pilihan saat ini adalah menontonnya di bioskop.

    Kehadiran GoPlay diyakini akan menjadi saingan bagi layanan streaming video yang sudah ada sebelumnya, seperti Netflix asal Amerika Serikat, Iflix asal Malaysia, dan HOOQ asal Singapura. Ketiganya saat ini terus bersaing untuk meraih pangsa pasar di Indonesia.

    Meskipun ketiganya juga sudah diisi oleh konten Indonesia, Edy percaya bahwa kualitas film dan serial TV yang dihadirkan Gojek memiliki keunggulan tersendiri. Salah satunya, yaitu dengan hadirnya film-film pendek berdurasi 3-5 menit.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.