Luhut Kerap Ajak Cina Investasi di RI: Kita Suruh Apa Saja, Mau

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan seusai memberikan keterangan di kantor Badan Pengawas Pemilu, Jakarta, Jumat, 2 November 2018. Luhut memberikan keterangan terkait pose satu jari dalam penutupan forum IMF di Bali beberapa waktu lalu. TEMPO/Syafiul Hadi

TEMPO.CO, JakartaMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan buka-bukaan soal alasan pemerintah sering kali menggandeng perusahaan Cina untuk berinvestasi di Tanah Air. "Karena Cina itu gampang. Kita suruh apa saja, dia mau," ujar Luhut di di Ballroom Djakarta Theatre, Jakarta, Kamis, 12 September 2019.

Pemerintah, kata Luhut, sejatinya terbuka dengan investasi dari mana pun. Sepanjang hal tersebut sesuai dengan syarat-syarat atau rule of thumb yang dimiliki pemerintah.

Batasan itu, salah satunya, adalah teknologi yang digunakan harus ramah lingkungan. Di samping, mereka juga harus mendidik tenaga kerja lokal. Sehingga, di masa depan Indonesia tidak lagi bergantung kepada tena kerja asing.

"Jadi dia mau dari bulan atau dari mana saja, sepanjang teknologi ramah lingkungan dan mendidik tenaga kerja lokal oke," ujar Luhut. Ia mengambil contoh di Morowali, yaitu investor harus mendirikan politeknik. Sehingga dalam empat tahun ke depan tenaga kerja asing di sana sudah bisa diganti oleh tenaga lokal.

Selain dua hal itu, Luhut juga mengatakan syarat lain yang mesti dipenuhi adalah adanya transfer teknologi ke Indonesia serta nilai tambah kepada industri di Tanah Air. Sehingga, orientasinya adalah kepentingan nasional.

"Buat kami kan sepanjang itu sesuai national interest kita, dan national interest kita bisa diamankan. Peduli dari mana pun (investasi masuk)," ujar Luhut. Yang penting, kata dia, itu bisa membuat Indonesia lebih baik lagi.

Lagi pula, ia memastikan kerjasama yang ada saat ini bersifat antar bisnis atau business to business dan bukan antar pemerintah alias government to government. Sehingga rasio utang pemerintah pun masih bisa dijaga di bawah 30 persen.

Tak jarang keputusan Luhut menawarkan sejumlah perusahaan untuk berinvestasi di Tanah Air yang berbuah kontroversi di masyarakat. Yang teranyar pada akhir Agustus lalu adalah ajakan Luhut ke perusahaan asuransi terbesar di Cina, Ping An Insurance, untuk memberi masukan agar BPJS Kesehatan bisa terlepas dari jerat defisit keuangan. 

Luhut berharap perusahaan ini bersedia berbagi pengalaman mereka yang telah sukses mengelola asuransi kesehatan bagi peserta yang jumlahnya lebih banyak dari peserta BPJS Kesehatan. Meski BPJS Kesehatan tidak masuk dalam bidang kerjanya, Luhut tetap berharap Ping An Insurance bisa memberi masukan atau sumbang saran.






5 Warga Cina Tewas dalam Penembakan di California

2 jam lalu

5 Warga Cina Tewas dalam Penembakan di California

Konsulat Jenderal Cina di San Francisco memastikan lima warganya masuk dalam daftar korban penembakan di California.


Luhut: Aturan Insentif Kendaraan Listrik Akan Dikeluarkan Bulan Depan

8 jam lalu

Luhut: Aturan Insentif Kendaraan Listrik Akan Dikeluarkan Bulan Depan

Pemerintah telah merencanakan penerapan insentif kendaraan listrik di pasar otomotif Indonesia. Nantinya aturan itu bakal dikeluarkan pada Februari.


Kerja Sama Indonesia dan Kongo, Luhut: Mitra Strategis Pelestarian Hutan Tropis

10 jam lalu

Kerja Sama Indonesia dan Kongo, Luhut: Mitra Strategis Pelestarian Hutan Tropis

Indonesia dan Kongo akan meningkatkan kerja sama kedua negara, terutama terkait pelestarian hutan tropis.


Menteri Luhut: Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Kenya Potensi Pusat Distribusi Produk Indonesia ke Afrika Timur

11 jam lalu

Menteri Luhut: Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Kenya Potensi Pusat Distribusi Produk Indonesia ke Afrika Timur

Menteri Luhut Binsar Pandjaitan bertemu Presiden Kenya William Samoei Ruto untuk meningkatkan kerja sama ekonomi Indonesia-Kenya.


Harga Minyak Dunia Naik 1 Persen, Terpengaruh Aktivitas Ekonomi Cina

11 jam lalu

Harga Minyak Dunia Naik 1 Persen, Terpengaruh Aktivitas Ekonomi Cina

Harga minyak dunia naik 1 persen karena ekspektasi permintaan menguat dipicu menggeliatnya aktivitas ekonomi Cina.


Top 3 Dunia: Putin Abaikan Tank Jerman, Indonesia Jadi Contoh Cina

12 jam lalu

Top 3 Dunia: Putin Abaikan Tank Jerman, Indonesia Jadi Contoh Cina

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 26 Januari 2023 diawali oleh kabar Putin ogah berkomentar tentang keputusan Jerman mengirim tank ke Ukraina


Luhut Sebut Aturan Soal Insentif Kendaraan Listrik Terbit Februari

19 jam lalu

Luhut Sebut Aturan Soal Insentif Kendaraan Listrik Terbit Februari

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan aturan insentif kendaraan listrik keluar Februari.


Perbatasan Cina Dibuka, Indonesia Incar Potensi Ekonomi

1 hari lalu

Perbatasan Cina Dibuka, Indonesia Incar Potensi Ekonomi

Indonesia mengincar potensi ekonomi dari dibukanya kembali perbatasan Cina. Warga Cina akan banyak berlibur ke luar negeri.


Cina Pilih 20 Negara Tujuan Program Percontohan Wisata Kelompok, Indonesia Termasuk

1 hari lalu

Cina Pilih 20 Negara Tujuan Program Percontohan Wisata Kelompok, Indonesia Termasuk

Dalam program tersebut, sebanyak 20 negara dipilih sebagai negara tujuan wisatawan Cina.


Kasus Covid-19 di Cina Mulai Turun

1 hari lalu

Kasus Covid-19 di Cina Mulai Turun

Otoritas di Cina mengklaim infeksi virus corona sudah lewati puncaknya. Namun ahli memperingatkan terhadap kemungkinan lonjakan kasus Covid-19.