Jokowi Rapat Investasi 2 Kali Sepekan, Luhut: Motong Birokrasi

Reporter

Editor

Rahma Tri

Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kedua kanan) berbincang dengan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (kiri) dan Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi (kanan) saat menuju acara pembukaan Our Ocean Conference di Nusa Dua, Bali, Senin, 29 Oktober 2018. ANTARA/MediaOOC2018/Prasetia Fauzani

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyatakan ingin mengintensifkan rapat khusus mengenai invetasi untuk memperbaiki iklim investasi dalam negeri. Presiden Jokowi bahkan berkomitmen untuk menggelar rapat khusus untuk investasi sebanyak dua kali dalam seminggu.

Menanggapi hal ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan bahwa Presiden Jokowi ingin menyederhanakan alur birokrasi dalam penanaman investasi di Indonesia. "Jadi sekarang kita mau memotong birokrasi yang tidak perlu. Kita membuat pembanding dengan negara-negara ASEAN, karena kita sangat panjang prosesnya," kata Luhut di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu 11 September 2019.

Menurut Luhut, iklim invetasi Indonesia jika dibandingkan dengan negara ASEAN sangat tidak kompetitif, karena Indonesia mempunyai alur yang sangat rumit dalam mengurus perizinan dalam berinvestasi. "Karena negara lain membuat, peraturan-peraturan untuk investasi jauh lebih sederhana," tambahnya.

Luhut menjelaskan, Presiden Jokowi akan membahas semua sektor investasi, agar semua dapat memperbaiki alur perizinannya. Harapannya, agar para investor mau menanamkan modalnya di Indonesia.

Pemerintah menargetkan, urusan perizininan ini akan selesai dalam satu bulan ke depan. Dia mengungkapkan, seusai pelantikan Jokowi jilid dua, pemerintah akan membuat satu undang-undang baru untuk mengamendemen beberapa undang-undang sekaligus yang mengurusi tentang investasi.

"Nanti setelah pelantikan Presiden nanti akan omnibus law itu akan disampaikan kepada parlemen," ucap Luhut.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menginginkan rapat investasi seminggu dua kali guna menyelesaikan yang berkaitan dengan perbaikan ekosistem investasi terus menerus.

Jokowi mengatakan, rapat diintensifkan agar memperoleh putusan yang konkret untuk perbaikan ekosistem investasi. Jokowi mengaku masih menerima banyak keluhan dari para investor yang terkendala dengan regulasi dan perizinan berinvestasi. Para investor menganggap prosedur berinvestasi di Indonesia terlalu berbelit-belit dan banyak aturan.

"Bukan hanya sulit diprediksi tapi juga terlalu banyak diskresi-diskresi yang dilakukan kementerian. Sehingga selalu berubah-berubah," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, 11 September 2019.

EKO WAHYUDI l FRISKI RIANA






Riza Patria dan Anies Baswedan Dukung Siapa Pun Pj Gubernur DKI Pilihan Jokowi

9 jam lalu

Riza Patria dan Anies Baswedan Dukung Siapa Pun Pj Gubernur DKI Pilihan Jokowi

Riza Patria sebut dia dan Anies Baswedan mendukung Pj Gubernur DKI pilihan Jokowi menggantikan posisinya.


Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Grup Ciputra Siapkan Hunian Baru Seluas 350 Hektare

12 jam lalu

Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Grup Ciputra Siapkan Hunian Baru Seluas 350 Hektare

Grup Ciputra menyambut beroperasinya Tol Serpong - Balaraja seksi 1A dengan menyiapkan proyek terbarunya, CitraGarden Serpong.


Jokowi Menunjuk Suharso Monoarfa sebagai Koordinator SDGs 2024, Apa Sasarannya?

15 jam lalu

Jokowi Menunjuk Suharso Monoarfa sebagai Koordinator SDGs 2024, Apa Sasarannya?

Presiden Jokowi menunjuk Kepala Bappenas Suharso Monoarfa sebagai koordinator pengarah pencapaian SDGs 2024. Apa sasarannya?


Kalangan Pengusaha Senang Ditjen Imigrasi Pangkas Proses ITAS dan KITAS

23 jam lalu

Kalangan Pengusaha Senang Ditjen Imigrasi Pangkas Proses ITAS dan KITAS

Kalangan pelaku usaha jasa pengurusan izin tinggal sementara (ITAS) Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bagi Warga Negera Asing mengapresiasi langkah Direktorat Jenderal Imigrasi memangkas lebih pendek jalur birokrasi


Target Transaksi Solo Great Sale 2022 Rp 2 Triliun, Ada Lelang Mobil Bekas Jokowi

1 hari lalu

Target Transaksi Solo Great Sale 2022 Rp 2 Triliun, Ada Lelang Mobil Bekas Jokowi

Solo Great Sale 2022 atau SGS 2022 bakal dibuka mulai Ahad, 25 September 2022. Target transaksi dalam SGS yang semula dipatok senilai Rp 1,3 triliun, dinaikkan jadi Rp 2 triliun


Terima Petani dan Buruh, Setpres Janjikan Aspirasi Soal Reforma Agraria Disampaikan ke Jokowi

1 hari lalu

Terima Petani dan Buruh, Setpres Janjikan Aspirasi Soal Reforma Agraria Disampaikan ke Jokowi

Kepala Setpres Heru Budi Hartono mengatakan pemerintah terus menginventarisasi sedikitnya 34 masalah terkait reforma agraria


Usai Temui Rocky Gerung, Gibran: Sudah Tidak Ada Lagi Cebong dan Kampret

1 hari lalu

Usai Temui Rocky Gerung, Gibran: Sudah Tidak Ada Lagi Cebong dan Kampret

Gibran mengatakan kunjungannya ke rumah Rocky Gerung yang kerap mengkritisi pemerintahan Jokowi itu tidak ada ketegangan justru berdiskusi santai


Kapolda Metro Tak Masalah Ada Demo Berjilid-jilid Usai Jokowi Menaikkan Harga BBM

1 hari lalu

Kapolda Metro Tak Masalah Ada Demo Berjilid-jilid Usai Jokowi Menaikkan Harga BBM

Kapolda Metro Fadil Imran tak mempermasalahkan ada demo berjilid-jilid setelah Presiden Jokowi menaikkan harga BBM. Asal tak melanggar hukum.


Mendag Jelaskan Enam Poin Hasil Pertemuan Menteri Negara G20 TIIMM

1 hari lalu

Mendag Jelaskan Enam Poin Hasil Pertemuan Menteri Negara G20 TIIMM

Zulkifli Hasan menyampaikan hasil pertemuan Menteri Negara G20 Trade, Investment, and Industry Ministerial Meeting (TIIMM).


Gelar Unjuk Rasa Tolak BBM Naik, Gerakan Rakyat Solo Bersatu Tuntut Jokowi Mundur

1 hari lalu

Gelar Unjuk Rasa Tolak BBM Naik, Gerakan Rakyat Solo Bersatu Tuntut Jokowi Mundur

Mereka menilai kebijakan yang diambil Jokowi justru menyebabkan tidak stabilnya perekonomian rakyat.