Temui Jokowi, Bank Dunia Ingatkan Ancaman Krisis Ekonomi Global

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berjalan seusai memberikan keterangan pers terkait rencana pemindahan Ibu Kota Negara di Istana Negara, Jakarta, Senin 26 Agustus 2019. Rencana untuk pindah ibu kota ini sudah digagas bahkan sejak era Presiden pertama Soekarno. Ia mengatakan Indonesia belum pernah merancang sendiri di mana pusat pemerintahan. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Presiden Joko Widodo berjalan seusai memberikan keterangan pers terkait rencana pemindahan Ibu Kota Negara di Istana Negara, Jakarta, Senin 26 Agustus 2019. Rencana untuk pindah ibu kota ini sudah digagas bahkan sejak era Presiden pertama Soekarno. Ia mengatakan Indonesia belum pernah merancang sendiri di mana pusat pemerintahan. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Bank Dunia untuk Indonesia, Rodrigo A. Chaves, pagi ini menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, ia mengingatkan pemerintah tentang pelemahan ekonomi global.

    "Risiko resesi pada ekonomi global meningkat, ada juga beberapa poin yang perlu diwaspadai pada situasi geopolitik saat ini. Indonesia perlu terus memonitor dan menyiapkan langkah," katanya, Senin, 2 September 2019.

    Chaves merekomendasikan agar pemerintah Indonesia terus memperbaiki defisit neraca berjalan dengan penanaman modal asing (foreign direct investment/FDI). "Cara itu paling baik untuk menambah modal juga memperbaiki aliran portofolio," tuturnya.

    Menurut dia, pemerintah Indonesia perlu memberikan kepastian hukum terhadap investor asing. "Aturan mainnya harus jelas, stabil," tutur Chaves. 

    Ia berujar Indonesia sejatinya memiliki basis yang kuat terutama terkait manajemen makro. Reformasi struktural pada sumber daya manusia, infrastruktur, investasi, FDI, pemungutan pajak, diyakini bakal memberikan kontribusi tinggi dalam mempertahankan kondisi keuangan.

    "Soal (pengembangan) SDM, infrastruktur, pengumpulan pemasukan melalui pajak, dan FDI, ini adalah program yang sangat jelas. Saya berharap pemerintah benar-benar mengimplementasikannya demi masa depan negara ini," kata Chaves usai bertemu Jokowi.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.