BEI: 2.582 Rekening Efek Baru Dibuka di CMSE

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama KPEI, Hasan Fawzi memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Perjanjian antara KPEI dan Citibank terkait layanan penyelesaian transaksi bursa, di Gedung BEI, Jakarta Selatan, 30 Agustus 2017. Tempo/Alfan Hilmi.

    Direktur Utama KPEI, Hasan Fawzi memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Perjanjian antara KPEI dan Citibank terkait layanan penyelesaian transaksi bursa, di Gedung BEI, Jakarta Selatan, 30 Agustus 2017. Tempo/Alfan Hilmi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hasan Fawzi mengatakan hingga hari kedua Capital Market Summit & Expo 2019 sebanyak 2.582 orang membuat rekening efek. "Mayoritas generasi muda," kata Hasan di Jakarta Convention, Sabtu, 24 Agustus 2019.

    Menurutnya, generasi muda itu yang merupakan usia di bawah 30 tahun. Adapun sampai pukul 14.40 pendaftar karir center BEI mencapai 3.920 orang. "Selamat mencoba dan kami harap dapat bergabung bersama kami di Bursa Efek Indonesia," ujarnya.

    Sedangkan, kata dia, pengunjung booth pameran mencapai 17.489 orang. Dengan total nilai transaksi Rp 566,9 juta.

    Dia mengatakan terdapat 20 perusahaan sekuritas yang mengikuti acara tersebut, 11 manajemen investasi dan agen penjual reksadana, 11 perusahaan tercatat di BEI, 7 calon perusahaan tercatat, dan lainnya.

    Adapun sebelumnya di lokasi yang sama, Direktur PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia atau KPEI Umi Kulsum mengatakan hingga Agustus 2019 investor pasar modal sudah mencapai 2 juta lebih. Khusus untuk investor saham, kata dia, mencapai lebih dari 1 juta. "2 juta itu terbagi saham dan reksadana," kata Umi.

    Menurutnya, CMSE 2019 digelar dalam rangka HUT Pasar Modal Indonesia ke-42. "Usia 42 tahun seharusnya mature untuk industri finansial, tapi kalau kita bicara pertumbuhan investor, jadi hal aktual dibincangkan di pasar modal," ujarnya.

    Umi mengatakan, selama beberapa tahun terakhir Bursa Efek Indonesia sangat gencar memperkenalkan investasi di pasar modal, khususnya saham. Apalagi BEI, kata dia, punya kantor perwakilan di seluruh Indonesia.

    Jumlah 2 juta investor saat ini, kata dia, tidak membuat Bursa Efek Indonesia berpuas diri. Dia mengatakan akan terus melakukan banyak upaya untuk menggaet investor.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.