Utang Duniatex Group Capai 1,4 T, BRI Yakin Tak Bakal Gagal Bayar

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Suprajarto

    Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Suprajarto

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI, Suprajarto, mengatakan tak khawatir terkait potensi adanya gagal bayar utang dari Duniatex Group. Apalagi, kata Suprajarto, perusahaan telah memiliki jaminan dari Duniatex yang nilainya mencapai 127 persen.

    "Jadi kami nggak khawatir-khawatir amat. Jaminan kita juga relatif marketable. Jadi ini yang membuat kami bisa segera mencari exit solusi untuk Duniatex," kata Suprajarto saat mengelar konferensi pers kinerja di Gedung BRI, Jakarta Selatan, Rabu 14 Agustus 2019.

    Ia juga tak khawatir karena Duniatex Group masih melakukan pembayaran kewajiban hingga Juni 2019. Selain itu, BRI juga sudah menyiapkan biaya pencadangan yang mencukupi hingga 20 presen. Adapun, pinjaman yang diberikan kepada Duniatex Grup oleh BRI mencapai Rp 1,4 triliun.

    Sebelumnya, Duniatex Group dikabarkan tengah menghadapi persoalan keuangan. Hal ini terjadi karena keterlambatan pembayaran bunga dan utang pokok kredit anak usaha PT Delta Dunia Sandang Tekstil (DDST) sebesar US$ 13,4 juta. Utang itu berasal dari sindikasi bank yang dipimpin HSBC dan BNP Paribas.

    Selain itu, Duniatex Group juga dikabarkan tengah kesulitan untuk membayar obligasi PT Delta Merlin Dunia Textile (DMDT) senilai US$ 300 juta. Apalagi, kupon pembayaran pertama bakal jatuh tempo pada September 2019.

    Sementara itu, menanggapi isu miring gagal bayar utang, Duniatex Grup memastikan bahwa seluruh utang bakal dibayar perusahaan. Perusahaan juga memastikan bahwa tak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan meski ada isu gagal bayar.

    "Kami ingin meluruskan berita-berita terkait persoalan keuangan dihadapi Duniatex bahwasanya sampai saat ini perusahaan dan produksi masih berjalan seperti biasa tidak mengalami gangguan," kata Manajer Humas Duniatex Group, Donalia S. Erlina di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Sabtu, 10 Agustus 2019.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.