Laba Hutama Karya Naik 79,81 Persen di Semester Pertama 2019

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (ketiga kanan), didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kiri), Dirut Hutama Karya, I Gusti Ngurah Putra (kiri), Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (kanan), Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman (kedua kanan), dan Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni (ketiga kiri), meninjau lokasi groundbreaking tol Sumbar - Riau, di Jl Bypass Km 25, Padangpariaman, Sumatera Barat, Jumat (9/2/2018). FOTO ANTARA

    Presiden Joko Widodo (ketiga kanan), didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kiri), Dirut Hutama Karya, I Gusti Ngurah Putra (kiri), Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (kanan), Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman (kedua kanan), dan Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni (ketiga kiri), meninjau lokasi groundbreaking tol Sumbar - Riau, di Jl Bypass Km 25, Padangpariaman, Sumatera Barat, Jumat (9/2/2018). FOTO ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Hutama Karya (Persero) mencatatkan capaian kinerja moncer dengan pertumbuhan laba bersih senilai Rp1,10 triliun di Semester I tahun 2019. Capaian ini meningkat tajam sekitar 79,81persen dibandingkan periode yang sama  2018 sebesar Rp614 Miliar.

    “Alhamdulilah, sampai dengan Semester I tahun ini, banyak pencapaian luar biasa yang sudah diraih oleh Hutama Karya," ujar Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu 7 Agustus 2019.

    Perolehan laba bersih Hutama Karya ini naik hampir 2 kali lipat atau 50,17 persen dari target laba bersih satu tahun yang ditetapkan oleh Perseroan.

    Hutama Karya telah merampungkan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera sampai dengan 2019 sepanjang kurang lebih 470 km. "Hal ini dicapai dengan melakukan berbagai inovasi, perbaikan metode kerja, dan efisiensi dalam melakukan procurement," kata Bintang Perbowo.

    Penerapan inovasi di bidang operasional dan keuangan seperti memperkuat infrastruktur IT, pengembangan Enterprise Resource Planning (ERP), penerapan Building Information Modelling (BIM), serta inovasi dalam penciptaan instrumen pendanaan mampu mendorong pendapatan BUMN itu hingga Semester I 2019 yang mencapai Rp8,11 triliun.

    Dari sisi perolehan margin, perusahaan mencatatkan pertumbuhan Net Profit Margin (NPM) yang positif. Net Profit Margin tumbuh sebesar 13,61persen jika dibandingkan dengan kinerja di periode yang sama di tahun 2018 yaitu sebesar 6,35 persen.

    Hingga Semester I tahun 2019, Hutama Karya memiliki rasio utang berbunga terhadap ekuitas (Gross Gearing Ratio) yang masih memberikan kesempatan bagi perseroan untuk lebih agresif dalam menambah sumber pendanaan terkait pengerjaan proyek-proyek strategis nasional karena level rasio masih sebesar 0,66 kali sedangkan batas utang berbunga (debt covenant) sebesar 2,25 kali.

    “Hal ini tentunya akan menjadi penopang penting dalam rangka mempercepat penyelesaian penugasan Pemerintah di Jalan Tol Trans Sumatera," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.