Maskapai LCC Diminta Turunkan Harga, INACA: Dulu Sudah Dilakukan

ilustrasi tiket pesawat (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta – Pemerintah meminta maskapai berbiaya murah alias low cost carrier airlines atau LCC menurunkan harga tiket pesawatnya untuk jadwal dan rute tertentu. Ketua Bidang Penerbangan Berjadwal Asosiasi Perusahaan Penerbangan Indonesia atau Indonesia National Air Carrier Associaton alias INACA Bayu Sutanto menanggapi, sejatinya skema pematokan harga murah dengan jadwal dan rute khusus sudah pernah dilakukan maskapai sebelum pemerintah mengeluarkan imbauan.

Baca juga: Lion Air Bakal Pangkas Harga Tiket Pesawat 50 Persen dari TBA

“Ini dulu sudah dilakukan maskapai LCC dengan mengadakan subclasses (subkelas) sesuai supply and demand di rute, hari, dan jam tertentu,” ucap Bayu dalam pesan pendek kepada Tempo pada Jumat, 21 Juni 2019.

Dengan subkelas, harga yang ditawarkan perusahaan kepada masyarakat menjadi bervariasi. Artinya, tidak semua tiket dipatok dengan harga seragam dan menyentuh tarif batas atas seperti kondisi yang terjadi saat ini. Karena itu, dulu, calon penumpang dapat memilih tiket berdasarkan bujet.

Bayu mengatakan perusahaan penerbangan umumnya mendesain variasi harga untuk mengoptimalkan pendapatan. Ihwal kebijakan pemerintah yang mendorong maskapai menurunkan harga tiket dan membuka variasi tarif kembali, Bayu meyakini hal itu sudah melalui perembukan.

“Setahu saya ada beberapa airilines yang ikut hadir dalam rapat Kementerian Perekonomian kemarin (Kamis, 20 Juni 2019),” ucapnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution sebelumnya mengatakan pemerintah bakal mengucurkan insentif fiskal kepada sejumlah pelaku jasa dan kegiatan yang berkaitan dengan industri penerbangan. Upaya tersebut dilakoni demi membantu stakeholder mengefisienkan biaya di sektor aviasi sehingga maskapai dapat menekan harga tiket pesawat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan opsi tersebut merupakan langkah yang baik. "Ini adalah satu hal yang baik," ujarnya di kator Kemenko Perekonomian, Kamis, 20 Juni 2019.

Kebijakan terkait penyelarasan harga tiket ini menjadi topik utama dalam rapat evaluasi di kantor Kemenko Perekonomian. Evaluasi ditujukan untuk menilik ulang efektivitas dari kebijakan pemerintah memberlakukan peraturan penurunan tarif batas atas (TBA) harga tiket pesawat. Kebijakan itu diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 dan berlaku sejak 18 Mei 2019.

Pengamat penerbangan, Ziva Narendra, dalam diskusi PasFM pada Rabu, 19 Juni lalu menyatakan efisiensi untuk maskapai bisa dilakukan dengan menekan harga pokok produksi atau HPP yang muasalnya dari variable cost atau biaya tetap eksternal. "Misalnya dari pajak pertambahan nilai (PPn) dan PSC (passenger service airlines)," ujarnya. 

Sedangkan biaya berupa fixed cost atau pengeluaran tetap yang tidak akan berubah dalam periode waktu tertentu disebut tak bisa lagi diutak-atik. 

Baca berita LCC lainnya di Tempo.co

CAESAR AKBAR






6 Oktober 2022 TransNusa Akan Terbang Kembali dengan Airbus, ke Mana Saja?

14 hari lalu

6 Oktober 2022 TransNusa Akan Terbang Kembali dengan Airbus, ke Mana Saja?

TransNusa yakin bisa segera kembali mengudara di segmen maskapai berbiaya hemat (low cost carrier/LCC) per 6 Oktober 2022 mendatang.


Tarif Hotel dan Pesawat ke London Naik Menjelang Pemakaman Ratu Elizabeth II

20 hari lalu

Tarif Hotel dan Pesawat ke London Naik Menjelang Pemakaman Ratu Elizabeth II

Harga hotel di London dan tiket pesawat ke ibu kota Inggris melonjak jelang pemakaman Ratu Elizabeth II


Tarif Tiket Kapal Pelni Belum Berubah Meski Harga BBM Naik, Ini Sebabnya

23 hari lalu

Tarif Tiket Kapal Pelni Belum Berubah Meski Harga BBM Naik, Ini Sebabnya

Kepala PT Pelni Cabang Ambon, Ilhamda, memastikan belum ada perubahan tarif tiket kapal Pelni usai pengumuman kenaikan harga BBM oleh pemerintah.


Citilink Tebar Promo Penerbangan ke Luar Negeri, Diskon Tiket Pesawat Hingga Rp 1 Juta

23 hari lalu

Citilink Tebar Promo Penerbangan ke Luar Negeri, Diskon Tiket Pesawat Hingga Rp 1 Juta

Maskapai penerbangan PT Citilink Indonesia meluncurkan program BetterDeals 9.9 yang berlaku sejak 9 September 2022 hingga 13 September 2022.


Garuda Tebar Diskon Tiket Pesawat, PP ke Lombok 2,5 Juta

25 hari lalu

Garuda Tebar Diskon Tiket Pesawat, PP ke Lombok 2,5 Juta

Garuda Indonesia menawarkan potongan harga hingga 15 persen dan tambahan cashback dari berbagai bank partner perseroan.


Terpopuler Bisnis: Mantan Direktur PT Timah Meninggal di Hotel, Ongkos Candu Subsidi BBM Versi Ekonom

34 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Mantan Direktur PT Timah Meninggal di Hotel, Ongkos Candu Subsidi BBM Versi Ekonom

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Senin dimulai dari Surawardi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di hotel.


Sandiaga: Harga Tiket Pesawat Turun 15 Persen, Jadi Angin Segar bagi Industri Pariwisata

35 hari lalu

Sandiaga: Harga Tiket Pesawat Turun 15 Persen, Jadi Angin Segar bagi Industri Pariwisata

Sandiaga Salahudin Uno menyampaikan bahwa harga tiket pesawat yang turun 15 persen menjadi angin segar bagi industri pariwisata.


Maskapai Sudah Jual Tiket Murah, Menhub: Balancing Kenaikan Harga BBM

35 hari lalu

Maskapai Sudah Jual Tiket Murah, Menhub: Balancing Kenaikan Harga BBM

Budi Karya Sumadi menyinggung soal kenaikan harga BBM usai rapat soal pengalihan subsidi bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi.


Ini Komponen yang Bikin Harga Tiket Pesawat Mahal

35 hari lalu

Ini Komponen yang Bikin Harga Tiket Pesawat Mahal

Kondisi inflasi inilah yang mendasari kenaikan harga tiket pesawat melonjak dalam beberapa waktu terakhir.


Fakta-fakta Upaya Menurunkan Harga Tiket Pesawat yang Mahal

36 hari lalu

Fakta-fakta Upaya Menurunkan Harga Tiket Pesawat yang Mahal

Pemicu tingginya harga tiket pesawat yakni Kemenhub mengizinkan maskapai khusus domestik menetapkan biaya tambahan avtur ke konsumen mulai 18 April.