Tren Angkutan Lebaran 2019, Menhub: Penumpang Kereta Api Naik Jadi 1,8 Juta

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (keempat kiri) bersama Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek (kedua kanan) berbincang dengan penumpang kereta api seusai apel gelar pasukan Angkutan Lebaran 2019 di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Minggu, 26 Mei 2019. Kegiatan tersebut untuk memastikan secara langsung kesiapan Stasiun Gambir dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2019. ANTARA

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (keempat kiri) bersama Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek (kedua kanan) berbincang dengan penumpang kereta api seusai apel gelar pasukan Angkutan Lebaran 2019 di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Minggu, 26 Mei 2019. Kegiatan tersebut untuk memastikan secara langsung kesiapan Stasiun Gambir dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan meski mengalami sejumlah kendala moda angkutan kereta api yang paling tinggi kenaikannya. Dia mengatakan H-1 pada Selasa 4 Juni 2019 lebaran jumlah penumpang angkutan kereta api naik cukup signifikan hingga 2,14 persen.

    BACA: Kereta Api Serayu Anjlok di Nagreg

    "Kalau kerata api berhasil kenaikan berarti dengan jumlah signifikan menjadi 1,8 juta penumpang," kata Budi Karya di Posko Angkutan Lebaran Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa 4 Juni 2019.

    Berdasarkan data Kementerian Perhubungan sebagian besar moda angkutan sepanjang mudik lebaran pada H-7 hingga H-1 atau Selasa 4 Juni 2019 mengalami penurunan penumpang jika dibandingkan tahun sebelumnya. Hanya moda angkutan kereta api yang naik pada lebaran tahun ini.

    BACA: Ada Tempat Selfie Kece di Stasiun Gambir, Awas Ketinggalan Kereta

    Menurut data Kementerian yang bisa diakses lewat lamannya jumlah penurunan penumpang paling tinggi terjadi pada moda angkutan jalan atau bus. Adapun, untuk moda kereta api jumlah kumulatif dari H-7 hingga H-1 mengalami kenaikan menjadi 1,83 juga dari sebelumnya 1,79 juta pada 2018.

    Selanjutnya, jumlah penumpang untuk moda angkutan jalan atau bus tercatat turun sebesar 32,71 persen. Atau jumlahnya menurun dari 1,82 juta pada 2018 menjadi 1,23 juta penumpang pada 2019. Penurunan kedua paling banyak terjadi untuk moda transportasi angkutan udara sebesar 26,35 persen. Atau angkanya menjadi 1,52 juta dari sebelumnya 2 juta penumpang pada 2018.

    Sedangkan untuk angkutan penyeberangan jumlahnya turun sebesar 1,79 persen. Atau angkanya sebesar 1,69 juta pada H-1 lebaran 2019 dari sebelumnya 1,83 juta pada 2018.

    Baca berita tentang Kereta Api lainnya di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.