Kereta Api Serayu Anjlok di Nagreg

Reporter:
Editor:

Philipus Parera

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyaksikan evakuasi gerbong Kereta Api 142 Serayu kelas ekonomi jurusan Jakarta-Kroya yang anjlok di Kampung Cikambangan, Garut, Jawa Barat,  (22/3). ANTARA/Feri Purnama

    Warga menyaksikan evakuasi gerbong Kereta Api 142 Serayu kelas ekonomi jurusan Jakarta-Kroya yang anjlok di Kampung Cikambangan, Garut, Jawa Barat, (22/3). ANTARA/Feri Purnama

    TEMPO.CO, Bandung - Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KA) Daerah Operasi II Bandung, Noxy Citrea mengatakan, Kerta Serayu mengalami anjlok di jalur kereta di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, di antara Stasiun Lebak Jero, dan Stasiun Nagreg di KM 193+7 pada hari ini, Selasa, 4 Juni 2019. “Kami tidak menerima laporan adanya korban,” kata dia, Selasa, 4 Juni 2019.

    Dia menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan kereta yang terjadi akibat anjloknya Kereta Serayu. “Ini bukan kejadian yang kami harapkan. Yang bisa kami lakukan sekarang adalah fokus untuk perbaikan dan antisipasi percepatan pergerakan rangkaian,” kata Noxy.

    Noxy mengatakan, penumpang Kereta Serayu saat ini sudah melanjutkan perjalanan. Penumpang kereta yang berada di gerbong yang anjlok, dipindahkan ke gerbong yang masih bisa bergerak, untuk melanjutkan perjalanannya. “Pukul 14.40 WIB sudah berangkat dari lokasi untuk menuju stasiun tujuan,” kata dia.

    Baca: Ada Tempat Selfie Kece di Stasiun Gambir, Awas Ketinggalan Kereta

    Dari keterangan tertulisnya, laporan terjadinya anjlok diperoleh dari masinis Kereta Serayu yang tengah dalam perjalanan dari Purwokerto menuju Pasar Senen. Kereta mengalami anjlok di KM 193+7 di antara Stasiun Lebakjero dan Stasiun Nagreg, hari ini, 4 Juni 2019, pukul 12.36 WIB. PT Kereta Api langsung mengirim kereta penolong dan untuk membantu evakuasi.

    Rangakain Kereta Serayu terdiri dari 6 gerbong penumpang ekonomi, 1 gerbong barang, dan 1 kereta pembangkit. Salah satu gerbong kereta tersebut anjlok, yakni gerbong ke 4 dari belakang. Tersisa 4 gerbong yang berada di depan yang bisa ditarik untuk membawa penumpang melanjutkan perjalanan ke stasiun tujuan.  

    Noxy mengatakan, gerbong kereta yang tertinggal masih menghalangi jalur kereta. Sejumlah kereta terpaksa memutar ke jalur utara selama proses evakuasi dan perbaikan rel. “Kalau yang memutar sampai saat ini adalah KA Kutojaya Selatan dan KA Argo Wilis,” kata dia.

    Baca juga: Libur Lebaran, Nikmati Seni Instalasi di Malioboro Yogyakarta

    Kedua kereta tersebut menuju Stasiun Bandung. “Dua kereta ini memutar ke utara, melewati Cirebon, Cikampek, dan Bandung,” kata Noxy.

    Sejumlah kereta masih menunggu perbaikan rel. Di antaranya, KA Penandaran (Gambir-Bandung- Pangandaran) yang menunggu di Stasiun Nagreg dan KA Galunggung (Tasikmalaya-Kiaracondong) menunggu di Stasiun Cibatu.

    Pekan lalu, kereta juga anjlok di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung. Kereta Lodaya Tambahan pada Rabu, 29 Mei 2019 anjlok di KM 193. Noxy mengatakan, dua peristiwa anjlok tersebut berada di lokasi yang berbeda. “KM-nya berbeda, kalau kemarin di KM193, ini di KM193+7,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.