H-2 Lebaran, 2.700 Mobil Keluar dari GT Madiun dalam 6 Jam

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara yang diambil dengan menumpang Helikopter WhiteSky memperlihatkan suasana jalan tol Cikarang - Cikampek yang lengang pada H -2 Lebaran di kawasan Cikarang, Jawa Barat, Senin, 3 Juni 2019. ANTARA

    Foto udara yang diambil dengan menumpang Helikopter WhiteSky memperlihatkan suasana jalan tol Cikarang - Cikampek yang lengang pada H -2 Lebaran di kawasan Cikarang, Jawa Barat, Senin, 3 Juni 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Madiun - Kepadatan arus lalu lintas di Gerbang Tol Madiun, Jawa Timur semakin meningkat pada H-2 Lebaran atau Senin, 3 Juni 2019 hari ini. Pengendali Pos Pengamanan (Pospam) Dumpil, Inspektur Dua Bambang Subroto mengatakan bahwa jumlah kendaraan yang keluar tol sampai tengah hari sudah sekitar 2.700 unit.

    Baca: H-3 Lebaran, Semua Moda Transportasi Dipadati Pemudik

    "Jumlah itu terhitung sejak pukul 06.00 sampai pukul 12.00 hari ini," kata Bambang ditemui di Pospam Dumpil, Senin 3 Juni 2019.

    Menurut Bambang, jumlah kendaraan yang keluar dari jalan tol mengalami kenaikan sekitar 10 persen bila dibandingkan pada H-3 Lebaran. Ahad kemarin, jumlah kendaraan yang keluar tol pada waktu yang sama sekitar 2.700 unit. "Untuk arus lalu lintas masih lancar meski kadang-kadang penumpukan kendaraan di Gerbang Tol Madiun," ujar dia.

    General Manajer Operasi dan Pemeliharaan PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) selaku operator Tol Ngawi - Kertosono, Charles Lendra, menyatakan pada H-3 Lebaran jumlah kendaraan yang keluar pintu tol Madiun meningkat 57,3 persen atau 16.111 unit.

    Berdasarkan catatan itu, frekuensi kendaraan yang keluar di Gerbang Tol Madiun sejak H-7 hingga H-3 total sebanyak 34.930 unit. Jumlah itu dipastikan bertambah karena rekapitulasi pada H-2 masih berlangsung hingga pukul 00.00 nanti. Belum lagi ditambah lalu lintas pada H-1 Lebaran. "Exit tol Dumpil memang paling padat dibandingkan (exit tol) Caruban dan Nganjuk," kata Charles. Ketiga gerbang tol itu merupakan wilayah kerja PT JNK. 

    Baca: Sampai H-3, Pemudik dari Stasiun Pasar Senen Capai 215 Ribu Orang

    Para pemudik yang keluar dari Gerbang Tol Madiun rata-rata memiliki tujuan ke Kota Madiun, Ponorogo, Trenggalek, Pacitan, dan Magetan. Pada jalur arteri di depan Gerbang Tol Madiun diprediksi menjadi salah satu titik rawan macet di jalan raya Madiun - Surabaya. "Kalau antrean panjang di gerbang tol, kami akan menerapkan mobile rider dan menambah loket keluar" Charles menambahkan.

    Simak topik terhangat seputar Lebaran 2019 di Tempo.co

    NOFIKA DIAN NUGROHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.