H-3 Lebaran, Semua Moda Transportasi Dipadati Pemudik

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang KA Serayu tujuan Purwokerto mengantre masuk ke dalam Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis 30 Mei 2019. Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub memprediksi pemudik yang menggunakan  jasa angkutan kereta api mengalami peningkatan pada 29 Mei hingga 4 Juni dengan puncak arus mudik pada Jumat, 31 Mei. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Calon penumpang KA Serayu tujuan Purwokerto mengantre masuk ke dalam Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis 30 Mei 2019. Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub memprediksi pemudik yang menggunakan jasa angkutan kereta api mengalami peningkatan pada 29 Mei hingga 4 Juni dengan puncak arus mudik pada Jumat, 31 Mei. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H, para pemudik terus memadati berbagai moda transportasi umum di Jakarta. Baik stasiun, bandara, hingga terminal semua dipadati calon penumpang pada H-3 Lebaran ini.

    Baca: Arus Mudik H-3, Tol Medan-Kualanamu Lengang

    Di Stasiun Pasar Senen misalnya, jumlah pemudik yang berangkat dari stasiun ini  pada Ahad 2 Juni 2019 telah mencapai 26.000 penumpang. Sementara itu, di Stasiun Gambir, hingga tengah hari ini jumlah pemudik telah mencapai 22.223 penumpang. Ini adalah angka tertinggi sejak dimulainya masa angkutan Lebaran pada 26 Mei 2019 lalu.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta, Eva Chairunnisa, memprediksi kepadatan pemudik yang menggunakan kereta api masih akan berlangsung hingga H+1 Lebaran. "Sampai H+1 Lebaran ini akan terjadi kepadatan penumpang, di mana angka pemudik yang berangkat dar Stasiun Senen masih di atas 25.000," ujar Eva di Jakarta, Ahad 2 Juni 2019.

    Sementara itu, di Bandara Halim Perdanakusuma, lonjakan jumlah penumpang terasa cukup signifikan pada H-3 Lebaran ini. Jumlah pemudik di bandara tersebut pada hari ini mencapai 18.141 penumpang.

    Kendati demikian, pengelola Bandara Halim Perdanakusuma mengakui ada penurunan volume penumpang pada arus mudik Lebaran kali ini jika dibandingkan dengan tahun lalu. Pada H-3 menjelang Lebaran tahun lalu, Bandara Halim Perdanakusuma mencatat ada 94 kedatangan dan 94 keberangkatan pesawat dengan total penumpang sekitar 19.045 penumpang.

    Officer in Charge Bandara Halim Erick Arrachman menilai, penurunan tersebut kemungkinan disebabkan oleh keinginan pemudik untuk mencoba berkendara di jalan Tol Trans Jawa yang baru. Meski di sisi lain, ia juga tidak menepis kemungkinan penurunan jumlah penumpang akibat kenaikan harga tiket pesawat.

    Arus Mudik, Sudah 750 Ribu Kendaraan Tinggalkan Ibu Kota

    Sedangkan di Terminal Kalideres, pada Sabtu 1 Juni 2019 lalu, sebanyak 6.042 penumpang diberangkatkan dengan 292 bus dengan tujuan Jawa dan Sumatera. Jumlah ini turun 32 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 8.876 penumpang. Pada H-3 Lebaran, jumlah pemudik diperkirakan semakin menurun dibandingkan kemarin dan diprediksi maksimal 5.000 penumpang yang berangkat.

    Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen menilai, salah satu kemungkinan penyebab penurunan jumlah penumpang adalah adanya program mudik gratis dan juga meningkat penggunaan kendaraan pribadi. "Kurang tahu juga kenapa. BUMN kan ada program mudik gratis, dari Dishub DKI juga menyediakan 307 bus untuk mudik ke Jawa Barat dan Jawa Tengah, mungkin juga pemudik menggunakan kendaraan pribadi," ujar Revi.

    ANTARA | HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?