Lebaran, Indosat Perbesar Kapasitas Data 15 Persen dari Normal

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Indosat ooredoo di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

    Gedung Indosat ooredoo di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Indosat Tbk. telah menyiapkan kapasitas jaringan untuk mengantisipasi kenaikan trafik telekomunikasi pada periode mudik dan perayaan Lebaran.

    Baca: Indosat Prediksi Puncak Trafik Data Sepekan Sebelum Lebaran 2019

    Chief Technology Officer Indosat Ooredoo, Dejan Kastelic mengatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan kapasitas data sebesar 15 persen lebih besar dari kapasitas data regular harian. Kapasitas data yang disiapkan ini untuk memenuhi puncak kenaikan trafik data yang diprediksi meningkat sebesar 15 persen - 20 persen.

    Tidak hanya itu, dia menambahkan untuk mengantisipasi kenaikan trafik di titik-titik terpadat, Indosat juga telah menyiapkan 100 mobile BTS secara nasional.

    “Sejalan dengan tren digital dan penggunaan media sosial masyarakat yang terus meningkat, kesiapan kapasitas layanan data menjadi hal yang sangat penting,” kata Kastelic dalam rilis, Jumat, 31 Mei 2019.

    Di samping itu, penggelaran infrastruktur 4G yang juga menjadi bagian dari persiapan jaringan Lebaran telah dilakukan secara nasional. Jaringan 4G Plus Indosat Ooredoo telah menjangkau 422 kota dan kabupaten dan 80 persen populasi masyarakat Indonesia.

    Kastelic menambahkan dukungan infrastruktur jaringan 4G Plus akan semakin meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan berkomunikasi di jaringan Indosat. “Penambahan sumber daya yang akan melakukan monitoring jaringan menjadi komitmen kami untuk memastikan kenaikan trafik telekomunikasi dapat kami antisipasi semakin baik pada momen penting tersebut,” kata Kastelic.

    Indosat Ooredoo juga memantau kondisi jaringan telekomunikasi selama Ramadan dan Mudik Lebaran melalui Indosat Ooredoo Network Operation Center (i-NOC) dan Indosat Service Operation Center (i-SOC) sebagai pusat monitoring seluruh jaringan dan layanan secara nasional.

    Baca: Tak Lagi Jadi Bos Indosat, Chris Kanter Digantikan Ahmad Al Neama

    Monitoring jaringan secara lebih intensif juga dilakukan melalui Command Center yang akan beroperasi beberapa hari sebelum dan sesudah masa Mudik Lebaran untuk mengidentifikasi secara proaktif melalui tim Performance Monitoring Indosat bahkan sebelum sebuah gangguan berimbas bagi pelanggan, dan secara reaktif melalui tim layanan pelanggan sehingga bila ada kendala dapat diselesaikan sesegera mungkin.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.