Perusahaan Efek: Aksi 22 Mei Tak Pengaruhi Investor Pasar Modal

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) menilai aksi 22 Mei 2019 yang berujung ricuh tidak mempengaruhi investor di pasar modal untuk melakukan transaksi beli pada Kamis, 23 Mei 2019.

    Baca juga: Tak Terpengaruh Aksi 22 Mei, IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.032

    "Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini (23/5) naik, artinya investor percaya diri, demo kemarin (22/5) tidak mempengaruhi investor untuk masuk ke pasar hari ini," ujar Ketua Umum APEI, Rudy Utomo kepada Antara di Jakarta, Kamis, 23 Mei 2019.

    Menurut dia, isu politik di dalam negeri sudah tidak terlalu besar dampaknya setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi nasional Pemilihan Presiden 2019.

    "Hasil Pilpres sudah jelas, selisih suara juga cukup besar, artinya hasil pilpres sudah 'firm'. Apalagi kubu 01 juga sudah mendapat ucapan selamat dari pemimpin-pemimpin negara dunia," ucapnya.

    Kendati demikian, lanjut dia, sebagian investor yang selama ini bersikap "wait and see" kemungkinan belum akan agresif untuk menggelontorkan dananya ke pasar modal.

    "Sentimen mengenai kubu Prabowo yang mengajukan gugatan Pilpres ke Mahkamah Konstitusi akan menjadi perhatian sebagian investor yang selama ini cenderung mengambil posisi 'wait and see', kemungkinan mereka tidak terlalu agresif masuk ke pasar," kata Rudy Utomo yang juga Presiden Direktur PT Evergreen Sekuritas Indonesia.

    Analis Pacific2000 Securities, Indra Then menambahkan pasar saham tidak terlalu reaktif terhadap aksi 22 Mei 2019, apalagi aparat keamanan dapat secara cepat meredam situasi menjadi kondusif.

    "Situasi yang kondusif mendorong investor untuk melakukan aksi beli dan mendorong IHSG naik cukup tinggi," katanya.

    Sementara itu tercatat, IHSG ditutup menguat 93,06 poin atau 1,56 persen ke posisi 6.032,69 pada Kamis sore. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 22,22 poin atau 2,41 persen menjadi 943,95.

    Baca berita Aksi 22 Mei lainnya di Tempo.co

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.