Mudik Lebaran 2019, AP I: Jumlah Extra Flight Turun 67,44 Persen

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penumpang pesawat (pixabay.com)

    Ilustrasi penumpang pesawat (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat terjadi penurunan pengajuan extra flight atau tambahan penerbangan menjelang masa angkutan mudik Lebaran 2019. Ketimbang periode yang sama pada 2018, penurunan permintaan extra flight dari maskapai pada tahun ini cukup drastis. 

    Baca: Menjelang Masa Mudik Lebaran, Keamanan Bandara Diperketat

    "Tahun lalu ada sekitar 5.000 permintaan extra flight," ujar Corporate Communication Officer Angkasa Pura I Denoan Rinaldi saat dihubungi Tempo pada Kamis pagi, 23 Mei 2019. 

    Sementara itu, hingga H-7 puncak mudik Lebaran tahun ini, Denoan mencatat 
    hanya ada 1.628 permintaan extra flight yang diajukan oleh maskapai di seluruh bandara di Angkasa Pura I. Pengajuan extra flight paling banyak ialah untuk rute Surabaya dengan jumlah penerbangan mencapai 580. 

    Rute Yogyakarta, baik untuk tujuan Bandara Internasional Yogyakarta maupun Adisutjipto, juga tercatat menjadi rute favorit. Pengajuan extra flight untuk rute tersebut mencapai 297 penerbangan pada musim mudik. Pengajuan tambahan frekuensi penerbangan terjadi selama 29 Mei hingga 13 Juni 2019. 

    Kondisi tak jauh berbeda terjadi di Angkasa Pura II. Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, tahun ini pengajuan penerbangan yang tercatat sebanyak 1.012 untuk musim mudik Lebaran. 

    Tambahan penerbangan berlaku untuk rute domestik maupun internasional. Maskapai yang mengajukan penambahan frekuensi penerbangan dalam negeri mencapai 956 penerbangan. Sedangkan pengajuan penambahan penerbangan rute internasional mencapai 56 penerbangan. 

    "Jumlahnya relatif sama dengan tahun lalu karena data permintaan extra flight masih akan terus bergerak sampai periode angkutan lebaran nanti," ujar Awaluddin. 

    Baca: Maskapai Kurangi Extra Flight Lebaran, Apa Sebab?

    Masa penambahan penerbangan umumnya diajukan untuk keberangkatan tanggal 29 Mei hingga 13 Juni 2019. Saat ini, menurut data AP II, pengajuan penerbangan yang telah dikabulkan oleh Direktorat Angkutan Udara Kementerian Perhubungan sebanyak 68 penerbangan. Angka itu terdiri dari 50 penerbangan domestik dan dan 18 penerbangan internasional. 

    Simak berita lainnya terkait mudik lebaran di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.