Pelatihan Bisnis Kuliner Foodizz.id Banjir Peminat

Reporter:
Editor:

Burhan Sholihin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatihan Memulai Bisnis Kuliner diminati banyak peserta. Dalam pelatihan yang berlangsung 9-13 April 2019 itu hadir 150 orang. (Dok. Foodizz.id)

    Pelatihan Memulai Bisnis Kuliner diminati banyak peserta. Dalam pelatihan yang berlangsung 9-13 April 2019 itu hadir 150 orang. (Dok. Foodizz.id)

    TEMPO.CO, Bandung - Animo untuk mengikuti pelatihan bisnis kuliner semakin tinggi. Ini terlihat dari berbagai pelatihan bisnis kuliner yang digelar belakangan ini. Salah satunya adalah pelatihan Memulai Bisnis Kuliner dari Nol ke-12 atau MBK 12.0 yang digelar oleh Foodizz.id diserbu peminat.

    "MBK 12 ini sangat seru, pesertanya sangat antusias dan interaktif, sangat luar biasa buat saya, pesertanya melebihi 100 orang," kata Yuszak M. Yahya, CEO Serasa Food yang juga menjadi salah satu pembicara pada workshop MBK 12.0.

    Baca juga: Mengapa 90 Persen Bisnis Kuliner di Indonesia Bangkrut

    Berbeda dengan pelatihan-pelatihan MBK 12.0 sebelumnya yang digelar Foodizz.id yang biasanya diikuti oleh sekitar 40-50 orang peserta, peserta pelatihan MBK 12.0 kali ini membludak. "Pesertanya mencapai 150 orang," kata Andrew Sinaga, CEO Foodizz.id. "Ini pelatihan MBK terbesar Foodizz.id."

    Pelatihan Memulai Bisnis Kuliner

    Tingginya minat mengikuti pelatihan bisnis kuliner ini disambut baik oleh Yuszak. Menurut dia, pelatihan MBK 12.0 ini sangat bagus bagi pengusaha yang mau memulai bisnis kuliner. "Harapan saya dari materi yang saya berikan para peserta bisa melek bisnis, melek keuangan sehingga bisnis mereka bisa lebih bagus lagi," katanya.

    Baca juga: Edukasi Para Pengusaha Kuliner, Tempo Kolaborasi dengan Foodizz

    Pelatihan Membangun Bisnis Kuliner telah 12 kali. Pelatihan ini pertama kali diselenggarakan pada akhir 2017 dan MBK 12.0 kali ini digelar pada 9-13 April 2019 di Hotel Trans Luxury, Bandung.

    Salah satu peserta MBK 12.0, Stacey Tumewu, pemilik bisnis kuliner Gama Candi Resto mengatakan “Alasan saya mengikuti MBK 12.0 karena ingin mengetahu ilmu-ilmu mengenai Food & Beverages (F&B)," ujarnya. "Apalagi, pembicara yang mengisi MBK 12.0 merupakan entrepreneur yang sudah memulai bisnis dari nol dan kini punya cabang ratusan gerai. Mereka berbagi ilmu dan strategi mereka dalam bisnis F&B mereka.”

    Muhammad Fauzie, pemilik restoran Waroenk Raoz juga menyampaikan hal positif dengan diselenggarakannya workshop MBK 12.0 ini. “Banyak sekali manfaat yang didapat dari mengikuti MBK 12.0 ini. Belum ada event yang sedetail dan seinteraktif ini sebelumnya”

    Memulai Bisnis Kuliner
    Pelatihan Membangun Bisnis Kuliner dari Nol adalah workshop selama 5 hari yang diisi 5 pembicara ahli yang sudah berpengalaman membangun restoran. MBK membahas Marketing, Branding, Operasional, Finance, dan Food Safety agar para pengusaha kuliner betul-betul paham seluk beluk membangun bisnis kuliner. Workshop bisnis kuliner paling komprehensif di Indonesia ini membahas semua strategi membangun bisnis kuliner dari nol.

    Para peserta belajar langsung dengan para pakar yang berpengalaman di bidang F&B business. Mereka adalah para pendiri Cipta RasaPrima Group yang membawahi berbagai merek restoran terkenal seperti Nasi Goreng Rempah Mafia, Bakso Boedjangan, Warunk Upnormal, Upnormal Coffee Roasters, Fish Wow Cheeseee, Sambal Khas Karmila, Ayam Bersih Berkah, dan lain-lain. Ini dia jawaban untuk mengupas tuntas rahasia mengembangkan bisnis kuliner hingga 200 cabang lebih.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.